Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan revitalisasi Keraton Solo akan tetap menjadi fokus dari pemerintah, terlepas segala konflik yang ada.
Sejumlah objek cagar budaya dan museum di Indonesia memang tengah mendapatkan bantuan untuk dilakukan pemugaran atau revitalisasi, seperti di sejumlah museum termasuk Keraton Solo.
"Di Keraton Solo kita akan mulai proses revitalisasi, karena banyak bangunan-bangunan yang sebenarnya itu Bangunan Cagar Budaya (BCB) itu tidak terurus dan terawat. Sehingga di Keraton Solo juga jadi bagian yang akan direvitalisasi," kata Fadli Zon kepada awak media di Kampus UTP Solo.
Terkait konflik yang tengah terjadi di internal Keraton Solo, Fadli Zon tidak ingin ikut campur. Pihaknya akan fokus pada revitalisasi yang tengah dilakukan.
"Kita akan fokus pada pemugarannya, secara fisik ya. Kalau hal-hal yang terkait urusan internal, saya minta itu diselesaikan secara internal. Tapi kewajiban negara hadir, untuk melindungi cagar budaya sesuai Undang-undang cagar budaya kita," jelasnya.
Seperti yang diketahui, sebanyak 13 titik kawasan Keraton Solo akan dilakukan revitalisasi. Ditargetkan revitalisasi itu akan selesai akhir tahun ini.
"Kita harapkan bisa rampung akhir tahun ini. Biasanya ada tenggat waktu untuk finishing," ucapnya.
Tahun ini, Kementerian Kebudayaan juga terus melanjutkan proses penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional (CBpN). Tercatat Indonesia punya 1.485 cagar budaya.
Fadli Zon menyebut perlindungan warisan budaya itu tidak berhenti pada tahap penetapan saja, masih banyak hal lainnya yang harus terus diperhatikan.
"Masih banyak PR kita untuk melakukan kajian, penelitian dan kemudian rekomendasi dan penetapan dari cagar-cagar budaya nasional.Sehingga ada inventarisasi dari aset-aset budaya kita ini yang nantinya harus bisa kita lindungi, kita kembangkan, kita manfaatkan, dan kita bina sesuai dengan amanat dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017," ucapnya.
"Dan pelindungan yang pertama itu adalah termasuk perawatan, pemulihan, dan juga revitalisasi atau restorasi ya tergantung bagaimana kondisi dari cagar budaya itu. Kemudian, tentu harus bisa kita kembangkan dan manfaatkan, ini bukan menjadi sesuatu yang praktis, kita kembangkan ini menjadi ekonomi budaya juga," tutup dia.





