Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, menilai Enzo Fernandez harus meninggalkan Stamford Bridge sebelum bursa transfer ditutup. Pemenang Piala Dunia 2022 itu dikaitkan dengan Manchester City, sementara pelatih The Blues, Xabi Alonso, mencoretnya dari skuad pertandingan dalam laga-laga terbaru ketika negosiasi terus berkembang menjelang tenggat hari Selasa.
Enzo disisihkan saat Manchester City mendekat
Gelandang tim nasional Argentina berusia 25 tahun itu tidak masuk dalam skuad pertandingan Alonso untuk laga kedua secara beruntun saat The Blues kalah 4-3 dari Brighton, setelah sebelumnya juga absen pada pertandingan Piala Liga melawan Luton di tengah pekan.
Menurut The Athletic, Manchester City kini sepenuhnya memusatkan perhatian untuk merekrut Fernandez setelah Liverpool menolak tawaran senilai £80 juta untuk Cody Gakpo. Sang gelandang juga dikabarkan telah menyepakati persyaratan pribadi dengan tim asuhan Enzo Maresca. Chelsea menilai pemenang Piala Dunia itu dengan harga di atas £120 juta dan sedang aktif mengejar Lamine Camara dari Monaco sebagai calon pengganti.
Leboeuf kepada Enzo: “Sudah waktunya pergi”
Leboeuf menegaskan bahwa menjual Fernandez adalah solusi terbaik bagi semua pihak. Dalam wawancaranya dengan ESPN, pemenang Piala Dunia 1998 itu mendesak klub untuk segera mengizinkan sang pemain hengkang.
“Enzo Fernandez, saya pikir dia sudah pergi,” kata Leboeuf. “Kita punya kasus Julian Alvarez. Sebuah klub bisa berjuang dan mencoba mempertahankan seorang pemain, tetapi jika pemain itu ingin pergi, maka dia harus pergi karena tidak mungkin dia akan benar-benar siap, juga siap secara psikologis, untuk memberikan 100 persen.
“Saya pikir tidak ada yang ingin Enzo Fernandez bertahan. Sudah waktunya dia pergi karena dia memutuskan untuk pergi, karena dia menunjukkan musim lalu lewat komentarnya bahwa dia ingin hengkang. Jadi, selamat tinggal. Semoga beruntung.”
Leboeuf juga menyinggung penjaga gawang Robert Sanchez, yang dicadangkan setelah kesalahan mencolok saat melawan Fulham, lalu posisinya digantikan rekrutan baru Emiliano Martinez. “Semua orang membuat penilaian tentang Robert Sanchez setelah apa yang terjadi pada laga terakhir yang dia mainkan dan gol yang dia kebobolan,” tambah Leboeuf. “Itu semacam keadaan darurat dan itulah sebabnya Emiliano Martinez direkrut. Dia menandatangani kontrak pada pagi hari dan bermain pada sore harinya.
“Itu adil, memang begitu adanya. Kita bermain di dunia yang penuh persaingan, dan Anda harus menerima persaingan itu. Sudah lama kami memperingatkan semua orang soal konsistensi Robert Sanchez dan itulah sebabnya mereka membuat keputusan itu, dan dengan sangat cepat.” Kiper asal Spanyol itu kini sangat kuat dikaitkan dengan Como milik Cesc Fabregas.
Alonso bersiap untuk semua kemungkinan
Alonso mengakui bahwa Fernandez bisa saja pergi sebelum tenggat bursa transfer hari Selasa, sambil menekankan bahwa keputusan pemilihan skuad dibuat demi kepentingan terbaik klub.
“Kami menginginkan yang terbaik untuk tim dan itulah sebabnya kami membuat keputusan [untuk tidak memasukkan Fernandez] saat melawan Luton dan hari ini,” jelas Alonso kepada wartawan setelah kemenangan atas Brighton. “Apa pun yang terjadi sebelum Selasa malam, kami harus menyadari bagaimana situasinya akan berkembang. Kami belum yakin, kami sedang mempersiapkan semua skenario.”
Alonso tetap yakin dengan kedalaman skuadnya terlepas dari drama transfer di saat-saat akhir. Ia menambahkan: “Saya yakin apa pun yang terjadi mulai Rabu, kami akan memiliki skuad yang cukup bagus untuk bersaing di semua pertandingan Liga Primer.”
Laga besar kontra Arsenal menanti
Dengan waktu kurang dari 24 jam tersisa di bursa transfer musim panas, Chelsea menghadapi dorongan akhir yang sibuk untuk menuntaskan transfer pemain keluar dan mengamankan Camara sebagai pengganti. The Blues harus segera menyelesaikan masa depan Fernandez dan Sanchez saat mereka bersiap bertandang menghadapi favorit juara sekaligus juara bertahan, Arsenal, Minggu depan.