Aden, Yaman (ANTARA) - Pesawat tempur pemerintah Yaman menyerang wilayah-wilayah yang dikuasai Houthi di provinsi bagian barat, Hodeidah dan Taiz, pada Jumat (4/9) untuk mendukung pasukan darat yang sedang menghadapi serangan besar-besaran Houthi di dekat Selat Bab al-Mandab yang strategis, demikian disampaikan seorang pejabat militer kepada Xinhua.
Serangan udara tersebut terjadi ketika pertempuran sengit berkecamuk di berbagai front di kedua provinsi itu, di mana para pejuang Houthi telah membuat kemajuan pesat dalam 24 jam terakhir, kata pejabat tersebut dengan syarat anonimitas.
Pejabat itu mengatakan pesawat tempur menargetkan posisi dan pergerakan Houthi di daerah pertempuran darat aktif. Informasi lebih lanjut mengenai serangan atau korban jiwa belum tersedia.
Seorang sumber militer Houthi mengonfirmasi serangan tersebut tetapi mengaitkannya dengan pesawat tempur agresi Arab Saudi. Sementara itu, Arab Saudi belum memberikan komentar.
Ketika pertempuran semakin intensif Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman Rashad al-Alimi pada Jumat (4/9) berjanji bahwa pasukan pemerintah akan mencegah Houthi bergerak menuju Selat Bab al-Mandab, jalur perairan vital yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden.
Eskalasi terbaru itu, yang meletus pada Kamis (3/9) dini hari waktu setempat, telah menewaskan sedikitnya 90 orang, termasuk 40 tentara pemerintah dan setidaknya 50 pejuang Houthi, di kedua provinsi tersebut, menurut pejabat medis.
Yaman telah bergumul dalam konflik sejak akhir 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah di Yaman utara. Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada tahun berikutnya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.





