Dedi Mulyadi Pastikan Pemprov Jabar Bangun Jembatan Permanen Pongpet di Pangandaran
Kemal Setia Permana September 05, 2026 11:46 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun jembatan permanen di wilayah Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Kepastian itu disampaikan Dedi saat meninjau langsung jembatan gantung Pongpet yang sebelumnya anjlok saat diresmikan pada Minggu (30/8/2026) sore.

Dedi datang ke lokasi Sabtu (5/9/2026) siang didampingi Bupati Citra Pitriyami, Kepala Desa Margacinta, serta sejumlah warga. Mereka melihat kondisi jembatan yang saat ini sedang dalam proses perbaikan.

"Kan sudah dijelasin, nanti kita bangun jembatan permanen saja," ujar Dedi kepada sejumlah wartawan di sekitar jembatan gantung Pongpet, Sabtu siang.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen membutuhkan kajian lokasi terlebih dahulu. Pemprov Jabar akan melakukan survei untuk menentukan sejumlah alternatif titik pembangunan.

Baca juga: Respons Citra Pitriyami Soal Jembatan Pongpet yang Bakal Dibangun Pemprov Jabar

"Tapi nanti kita bikin survei alternatif pertama, alternatif kedua agar jaraknya tidak terlalu jauh," katanya.

Ia mengatakan survei tersebut diperlukan untuk menentukan lokasi yang paling dekat sekaligus memiliki bentang jembatan yang lebih pendek.

"Iya nanti kan kita survei, kita data mana yang lebih dekat dan kemudian mana yang lebih pendek jaraknya. Nanti kita lihat alternatif-alternatifnya," ucap Dedi.

Setelah meninjau kondisi jembatan gantung Pongpet, Dedi menilai konstruksinya memiliki tingkat risiko yang tinggi. Apalagi, kontur lokasi dinilai cukup curam.

"Iya kalau lihat kecuraman relatif sangat bahaya. Ekstrem," ujarnya.

Ia pun menilai bentang jembatan gantung Pongpet terlalu panjang sehingga meningkatkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintas.

Baca juga: Strategi Persib Menang Lawan PSM Makassar, Harus Tetap Menganggap Laga Final Meski Laga Perdana

"Ya bentang jembatan ini menurut saya untuk ukuran jembatan gantung ini terlalu panjang. Terlalu panjang sehingga memiliki risiko yang sangat tinggi," ucap Dedi.

Meski demikian, Dedi mengakui jembatan tersebut telah bertahan cukup lama."Walaupun sejak tahun 1992 sampai sekarang bisa bertahan," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.