Jakarta (ANTARA) - Kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu, sekira pukul 16.00 WIB, menewaskan satu keluarga yang tengah mengendarai sepeda motor.

Dalam insiden nahas tersebut, pasangan suami istri (pasutri) dan seorang anak tewas akibat sepeda motor yang mereka tumpangi tersambar kendaraan lain.

Saksi mata di lokasi, Asep mengungkapkan kecelakaan itu bermula saat kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang lengang, sehingga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di lokasi yang merupakan turunan itu.

"Kecelakaan melibatkan tiga mobil, Fortuner, Avanza, dan satu mobil listrik warna putih, serta satu motor. Mobil listrik yang paling belakang menabrak kendaraan di depannya secara beruntun lalu oleng ke kanan dan menabrak tiang listrik," ujar Asep di lokasi kejadian, Sabtu.

Dia menjelaskan sepeda motor yang ditumpangi ketiga korban itu berada di pinggir jalan saat insiden tersebut terjadi. Motor itu kemudian tersambar oleh kendaraan lain yang hilang kendali.

"Korban naik motor bertiga, diduga sekeluarga, suami, istri dan anaknya. Posisi mereka di pinggir, lalu kesamber," terang Asep.

Benturan keras tersebut menyebabkan ketiga penumpang sepeda motor itu meninggal dunia. Anak yang dibonceng pun sempat terseret ke kolong kendaraan pada bagian depan.

"Anak kecilnya terlepas dari motor dan masuk ke kolong ban mobil paling depan. Pengendara pria sempat kritis dan meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit," tutur Asep.

Berdasarkan informasi yang beredar di sekitar lokasi kejadian, para korban diduga merupakan warga kawasan Meruya, Jakarta Barat.

Sementara itu, pengendara mobil listrik putih yang mengalami luka-luka telah dievakuasi, sedangkan pengemudi dua kendaraan lainnya dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Proses evakuasi seluruh kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan tersebut telah rampung dilakukan oleh petugas menjelang waktu petang.

"Evakuasi tadi sudah selesai dilakukan sebelum waktu Magrib," ungkap Asep.

Sampai dengan saat ini, Satlantas Jakarta Barat masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut, termasuk identitas para korban tewas.