Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thoir mengajak organisasi kepemudaan Gerakan Muda Untuk Rakyar (Gemura) untuk bersinergi menyusun cetak biru kepemudaan 100 tahun Sumpah Pemuda.

"Kelak akan kita tawarkan kepada pimpinan bangsa kita, Bapak Presiden Prabowo Subianto, serta para pemimpin partai politik. Supaya apa, agar kita bisa melihat Indonesia yang lebih besar lagi," kata Erick Thohir pada acara pelantikan Gemura dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Generasi muda saat ini harus berkontribusi dalam merumuskan fondasi keberlanjutan bangsa untuk 100 tahun ke depan.

Oleh sebab itu, organisasi kepemudaan seperti Gemura, kata dia, harus berani merespons masalah kontekstual yang dihadapi generasi muda, mencakup ketersediaan lapangan kerja, kesehatan mental, ekonomi hijau, hingga ekonomi digital.

Erick mengatakan kementeriannya juga memiliki agenda strategis untuk kepemudaan seperti Wirasena Youth Exchange, Wirasena Youth Camp, Indonesia Youth Summit, dan Wirasena Debate & Speech Competition.

"Kita menyatukan kebersamaan. Tujuannya adalah agar kita tidak tertinggal dengan bangsa lain," katanya.

Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad juga mengingatkan kepada pengurus Gemura untuk menjaga amanah dan membawa tanggung jawab agar bisa bekerja dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap Gemura menjadi ruang kaderisasi bagi generasi muda berintegritas, memahami persoalan masyarakat, berani menghadirkan solusi, dan bekerja nyata.