TRIBUNTRENDS.COM - Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa dan sekitarnya perlu bersiap menghadapi penghentian sementara pasokan listrik pada Minggu, 6 September 2026. PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng mengumumkan adanya pengaturan beban akibat pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan.
Pemadaman tidak dilakukan secara bersamaan di seluruh wilayah. Berdasarkan pengumuman PLN, penghentian pasokan listrik dijadwalkan bertahap mulai pukul 13.30 WITA hingga 24.00 WITA, dengan durasi masing-masing wilayah sekitar empat jam.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama warga yang memiliki aktivitas pada Minggu sore hingga malam hari.
Baca juga: Siap-siap! PLN ULP Karebosi Makassar Umumkan Mati Lampu Hari Ini 3 September 2026 hingga 23.30 WITA
Berikut rincian wilayah dan waktu yang tercantum dalam pengumuman PLN:
Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama empat jam di:
Selanjutnya, pengaturan beban dilakukan di:
Memasuki sore hingga malam, wilayah berikut masuk dalam jadwal:
Baca juga: Mati Lampu ULP Panakkukang Makassar Hari Ini 3 September 2026, Padam 9 Sesi Hingga Tengah Malam
Pada rentang waktu berikutnya, pemadaman mencakup:
Warga di sejumlah wilayah berikut juga perlu bersiap:
Jadwal paling malam berlangsung hingga tengah malam. Wilayah yang tercantum yakni:
Jika melihat keseluruhan jadwal, penghentian pasokan listrik pada Minggu, 6 September 2026, berlangsung secara bertahap.
Wilayah pertama mulai terdampak pada pukul 13.30 WITA, kemudian jadwal berikutnya menyusul pada pukul 15.30, 17.00, 17.30, 18.00, dan terakhir pukul 20.00 WITA.
Artinya, warga tidak perlu beranggapan bahwa seluruh wilayah ULP Kalebajeng akan mengalami pemadaman pada waktu yang sama. Setiap kawasan memiliki waktu pengaturan beban masing-masing sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam pengumuman.
Ada hal penting yang disampaikan PLN dalam pengumuman tersebut.
PLN menegaskan bahwa jadwal pemadaman merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi padam masih berpotensi mengalami penyesuaian karena sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini masih dalam tahap transisi pemulihan.
Karena itu, waktu listrik padam maupun menyala kembali bisa saja tidak sepenuhnya sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan.
PLN menyebut penyesuaian tersebut dilakukan demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan sekaligus memastikan keselamatan petugas yang bekerja di lapangan.
Jadwal yang berlangsung hingga pukul 24.00 WITA menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan.
Sebagian Limbung, sebagian Kalebajeng, Tangkebajeng, sebagian Pannyangkalang, dan Kecamatan Bontonompo masuk jadwal 20.00–24.00 WITA.
Pada jam tersebut, aktivitas masyarakat masih cukup tinggi. Penerangan rumah, penggunaan perangkat elektronik, kegiatan usaha, hingga akses komunikasi dapat terganggu apabila pasokan listrik benar-benar dihentikan.
Warga di kawasan tersebut disarankan mempersiapkan penerangan alternatif sejak sebelum pukul 20.00 WITA.
Pengaturan beban ini merupakan bagian dari pekerjaan PLN untuk menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan.
Meski pemadaman sementara dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pekerjaan pemeliharaan diperlukan agar infrastruktur kelistrikan dapat tetap beroperasi secara aman dan andal.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan selama proses tersebut berlangsung.
***
(TribunTrends)