Mantan bintang Arsenal Matteo Guendouzi dijatuhi larangan tampil di Liga Champions setelah memprovokasi suporter lawan
Dewi Rahayu September 06, 2026 02:03 AM

Matteo Guendouzi, gelandang Fenerbahce, dijatuhi larangan bermain oleh Uefa untuk dua pertandingan pembuka timnya di Liga Champions setelah serangkaian provokasi dan penghinaan dalam kemenangan play-off yang kacau saat tandang ke Lyon bulan lalu.

Pemain berusia 27 tahun itu, yang sebelumnya pernah membela Marseille, rival utama Lyon, berada di pusat kericuhan sebelum dan sesudah kemenangan Fenerbahce 2-1 pada 26 Agustus, yang juga diwarnai perkelahian massal.

Kemenangan tersebut memastikan klub Turki itu lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 18 tahun. Guendouzi, yang sebelumnya mencatatkan 82 penampilan untuk Arsenal antara 2018 dan 2020, akan absen saat Fenerbahce menjamu Roma Kamis depan serta dalam lawatan ke Aston Villa pada 14 Oktober.

Ia akan kembali tersedia untuk enam pertandingan terakhir Fenerbahce di fase liga Liga Champions, dimulai dari laga timnya melawan Slavia Praha pada 20 Oktober.

Putusan disipliner yang dirilis pada Jumat malam merinci dakwaan terhadap Guendouzi karena melanggar aturan perilaku yang pantas, “menghina pemain atau pihak lain yang hadir di pertandingan”, dan memprovokasi penonton.

Guendouzi didenda 50.000 euro (£43,000) setelah menunjukkan gestur jari tengah kepada suporter tuan rumah saat pemanasan dan setelah peluit akhir, meneriakkan “Ayo OM”, serta memegang selangkangannya. Guendouzi kemudian mengklaim bahwa pendukung Lyon melontarkan hinaan kepada keluarganya sepanjang pertandingan.

Penyerang Fenerbahce, Mason Greenwood, menerima denda 30.000 euro (£26,000) dan skors satu pertandingan yang penangguhannya diberlakukan selama masa percobaan satu tahun setelah didakwa melanggar aturan perilaku yang pantas.

Pelatih kiper Lyon, Antonio Ferreira, dijatuhi larangan mendampingi tiga pertandingan Liga Europa, dengan dua laga tambahan ditangguhkan, karena “serangan serius” setelah mengarahkan tendangan melompat ke arah Guendouzi di dekat terowongan.

Guendouzi dan Greenwood sama-sama bergabung dengan Fenerbahce pada jeda antarmusim sebagai bagian dari investasi besar klub Istanbul tersebut, yang belakangan tertinggal dari rival sekota mereka, Galatasaray. Galatasaray juga akan tampil di Liga Champions.

Uefa juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada Fenerbahce berupa denda 50.000 euro (£43,000) untuk pelanggaran perilaku dan 45.000 euro (£39,000) akibat tindakan tidak tertib suporter.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.