TRIBUNMANADO.CO.ID, Boroko - Dua mobil tangki berwarna biru putih diamankan polisi saat melintas di Jalan Trans Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara.
Bukan tanpa alasan, kedua mobil tersebut diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk kembali dijual secara ilegal.
Pengungkapan ini dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boltara pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 12.20 Wita.
Kasat Reskrim Polres Boltara IPTU Roply Saribatian mengatakan, saat itu personel sedang melakukan patroli di sepanjang Jalan Trans Boroko.
Patroli dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan kejahatan jalanan.
"Saat melintas di wilayah Desa Inomunga, petugas mendapati dua kendaraan tangki yang memiliki bentuk menyerupai kendaraan pengangkut BBM industri," kata IPTU Roply.
Kedua kendaraan itu kemudian dihentikan petugas untuk menjalani pemeriksaan.
Lokasi penemuan kedua mobil tangki tersebut berada tak jauh dari Kantor Bupati Boltara, yakni sekitar 2 kilometer.
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan kedua mobil membawa solar bersubsidi dalam jumlah cukup besar.
"Masing-masing kendaraan diketahui mengangkut sekitar 8.000 liter, sehingga total muatan yang diamankan mencapai 16.000 liter," terang Kasat.
Tak hanya itu, polisi juga mendapati pengangkutan BBM tersebut tidak dilengkapi dokumen pendukung yang sah terkait penyaluran BBM bersubsidi.
Petugas kemudian melakukan interogasi awal terhadap para pengemudi.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, solar yang diangkut kedua mobil tangki itu diduga berasal dari sebuah gudang penampungan di Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.
"Dan rencananya dibawa menuju Gorontalo untuk dijual kembali kepada salah satu pengusaha tambang berinisial HS di wilayah Kabupaten Pohuwato," jelasnya.
Saat ini, dua mobil tangki berikut muatan solar sebanyak 16.000 liter telah diamankan di Mapolres Boltara.
Polisi juga mengamankan dua orang pengemudi dan seorang sopir cadangan untuk menjalani pemeriksaan.
Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Boltara guna mengungkap asal-usul BBM serta dugaan jaringan penyalurannya.
(TribunManado.co.id/Pri)