Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, yang berada di lintasan Banda Aceh–Medan, hampir rampung dan kini tinggal menunggu pekerjaan pengaspalan.
Pekerjaan yang dilakukan pada Sabtu (5/9/2026) berupa pengecoran parapet jembatan, yakni dinding pembatas rendah di sisi kiri dan kanan jembatan yang berfungsi sebagai pengaman.
“Ini pengecoran terakhir untuk parapet pada segmen tengah atau bentang 57,” ujar Fachruddin, Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Satker Wilayah I, kepada Serambinews.com, Sabtu (5/9/2026) sore.
Pantauan Serambinews.com di lokasi, pekerjaan pengecoran parapet melibatkan belasan pekerja dengan menggunakan mobil cor. Pengecoran dilakukan pada sisi kiri jembatan dari arah Banda Aceh.
Sementara parapet pada bentang sebelah timur dan barat telah selesai dikerjakan beberapa waktu lalu.
Fachruddin mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan lainnya telah selesai. Pengecoran parapet tersebut merupakan pekerjaan terakhir sebelum jembatan memasuki tahap pengaspalan.
“Pekerjaan lainnya sudah selesai. Ini pengecoran terakhir untuk parapet dan tinggal menunggu waktu untuk pengaspalan,” katanya.
Selain itu, para pekerja mulai memasang sejumlah ornamen jembatan, di antaranya lampu dan perlengkapan lainnya.
Baca juga: VIDEO - Jembatan Krueng Tingkeum Rampung 20 September 2026
Menurut Fachruddin, pengaspalan jembatan akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelah seluruh pekerjaan pengaspalan selesai, jembatan akan segera dibuka dengan masa uji coba selama tiga hari.
Pada tahap awal, jembatan baru akan digunakan kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan. Sementara kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh masih akan melintasi jembatan lama di Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen.
Diperkirakan dalam dua minggu ke depan, atau sekitar 20 September 2026, jembatan tersebut sudah dapat dibuka secara normal apabila tidak ada kendala dalam proses penyelesaian pekerjaan.
“Buka pertama selama tiga hari sebagai uji coba untuk kendaraan dari arah Banda Aceh ke Medan. Sementara kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh untuk sementara masih melalui jembatan lama. Apabila selama masa uji coba kondisi jembatan aman, maka akan terus dibuka sebagaimana sebelum musibah banjir,” ujar Fachruddin.
Sebagaimana diketahui, pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum ditandai dengan pemancangan tiang pondasi pertama yang dilakukan di lokasi jembatan pada Selasa (20/1/2026).
Jembatan permanen Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen, yang dibangun di sisi hilir jembatan lama tersebut memiliki panjang sekitar 150 meter.(*)