TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda GL dan mobil Toyota Fortuner.
Akibat kecelakaan itu, AGG, laki-laki berusia 19 tahun, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, diketahui mengendarai sepeda motor Honda GL B 3357 UL.
Korban melaju dari arah barat menuju timur atau arah turun dari wilayah kaki Gunung Wilis Tulungagung.
Baca juga: BPBD Jatim Terkendala Cuaca saat Terus Berupaya Padamkan Karhutla di Sejumlah Gunung
Saat itu, AGG berada di belakang mobil Toyota Fortuner AG 1643 OS yang melaju searah.
Mobil Toyota Fortuner tersebut dikemudikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Suhartono.
Pemotor Tabrak Fortuner dari Belakang
Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Armando Satya Putra Pratama, mengatakan korban diduga hendak mendahului mobil Toyota Fortuner tersebut.
Namun, korban diduga tidak mampu menguasai sepeda motornya.
“Korban terjatuh dan mengalami luka parah di bagian kepala, meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Armando Satya Putra Pratama, Minggu (6/9/2026).
Armando menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai AGG melaju dari arah barat ke timur.
Di depannya terdapat Toyota Fortuner berwarna hitam yang melaju searah.
Diduga AGG bermaksud mendahului mobil tersebut.
Namun, saat hendak melakukan manuver, korban diduga tidak menguasai sepeda motornya hingga akhirnya menabrak bagian belakang Toyota Fortuner.
“Dia menabrak mobil itu dari arah belakang hingga terjatuh ke aspal jalan. Diduga ada benturan di bagian kepala yang membuatnya terluka parah,” sambung Armando.
Korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi Amankan Kendaraan yang Terlibat
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap korban.
Jenazah AGG dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung masih melakukan pendalaman terkait kecelakaan maut di Pagerwojo tersebut.
“Kendaraan yang terlibat kecelakaan kami amankan. Kami juga meminta keterangan para saksi,” tegasnya.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan keterangan para saksi di lokasi kejadian.
Lebih jauh, Armando mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan.
Pengendara juga diminta selalu menjaga konsentrasi selama berada di jalan.
Selain itu, kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi jalan dan situasi lalu lintas.
Hal tersebut penting dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat menimbulkan korban jiwa.
(David Yohanes/Tribunmataraman.com)