TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gusti Ayu Badri, istri dari mendiang mantan Gubernur Bali Prof. Ida Bagus Mantra sekaligus ibunda dari anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berpulang di usia 97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026.
Dengan usia mencapai 97 tahun merupakan sesuatu yang luar biasa.
Di balik umurnya yang panjang tersebut, I Gusti Ayu Badri ternyata memiliki pola hidup sehat.
Rai Mantra menuturkan, selain dikenal karena kedisiplinan dan kesederhanaannya, almarhumah juga menjalani pola hidup sehat dan alami sepanjang usianya.
Baca juga: Koster Sebut Penutupan TPA Suwung Tetap Jalan, Rai Mantra Ingatkan Menteri LH Soal Sampah di Bali
Bahkan hingga memasuki usia lanjut, almarhumah dikenal memiliki ketahanan tubuh yang luar biasa.
"Seumur yang saya lihat, beliau bahkan tidak pernah mengalami flu atau sakit berat. Hasil pemeriksaan medis dan laboratorium, seperti jantung (EKG), kolesterol, gula darah, hingga asam urat semuanya bersih dan normal, hanya tensi saja," kata Rai Mantra, Minggu, 6 September 2026..
Hingga usianya yang menginjak 97 tahun, almarhumah dikenal menerapkan pola hidup sehat, sederhana, dan alami.
Rai Mantra menceritakan bahwa ibundanya terbiasa mengonsumsi makanan rebusan, ayam kampung, serta rutin mengonsumsi bawang putih mentah tunggal yang dipercaya menjaga ketahanan tubuhnya dari penyakit.
Baca juga: Diberikan ke 14 Sekolah, Tim Ahli Rai Mantra Tinjau Langsung Penyaluran Beasiswa PIP di Bangli Bali
Untuk perawatan diri, almarhumah juga konsisten menggunakan bahan-bahan herbal alami seperti rebusan air daun sirih dan jeruk nipis untuk mencuci muka.
Selain itu, juga sosok mandiri dan tak mau merepotkan orang lain.
"Pada waktu masih umur 90, waktu itu kita kasih pendamping ya kayak asisten rumah tangga gitu, malah tidak mau ini. Lebih suka sendirian. Bahkan masak masih sendiri," paparnya.
Meski menjalani fisioterapi tiga kali seminggu usai terjatuh, almarhum tetap terlihat sehat.
Namun, sejak seminggu terakhir, almarhum sempat mengatakan lelah.
Selain itu, almarhum juga menolak fisioterapi.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Rai Mantra, mengenang almarhumah sebagai figur penting di balik kesuksesan keluarga.
Menurutnya, almarhumah merupakan pendorong utama yang tiada henti memberikan dukungan moral, sejak masa kepemimpinan suaminya hingga mendampingi perjalanan karir anak-anaknya.
"Beliau orangnya sangat disiplin dan kuat sekali dalam memberikan motivasi. Tidak pernah lepas memberikan dukungan penuh," ujarnya. (*)