TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di tengah situasi ekonomi global ketidakpastian pasar dampak geopolitik dampak ketegangan di Timur Tengah yang berkelanjutan, dengan penuh optimis Swiss-Belhotel International membuka portofolio terbarunya di Ubud, Bali.
"Kami yakin, jika tidak yakin tidak akan melakukan apa pun. Swiss-Belhotel memiliki 170 hotel dan proyek di 20 negara. Dan kami selalu mencari peluang baru. Indonesia adalah sumber bisnis utama kami dengan 100 hotel, tetapi kami juga melihat Timur Tengah, Vietnam dan Cina," ujar Chairman & President Swiss-Belhotel International, Gavin M. Faull, pada sesi konferensi pers Grand Opening Asvha Swiss-Belresort Ubud, Sabtu 5 September 2026.
Ia menambahkan, setelah Kuwait, Qatar, Bahrain, Kenya, Tanzania dan Oman pihaknya akan berekspansi ke India karena setiap ada peluang Swiss-Belhotel International akan hadir mengingat dunia pariwisata terus berkembang.
Terlebih saat ini banyak orang yang sudah penat dengan pekerjaannya membutuhkan liburan.
Baca juga: Raksasa Perhotelan Korea Masuk Bali, Bidik Pasar Turis Korea dengan Ekosistem Terintegrasi
"Jadi masa depan pariwisata sangatlah aman. Bagaimana kita bisa mengelolanya dengan baik, mengambil peluang yang ada, menjaga biaya produksi dan investasi tetap terkendali, itulah tantangan bisnis kita," ungkap Gavin.
Sementara itu, David Primayadi selaku Resort Manager of Asvha Swiss-Belresort Ubud, menyampaikan bahwa di Ubud saat ini kurang lebih terdapat 6 ribu list akomodasi penginapan baik hotel, villa dan sejenisnya yang ada di Online Travel Agent (OTA).
Dengan jumlah tersebut menjadikan persaingan yang sangat ketat serta kompetitif dan hadirnya Swiss-Belhotel International tentu menaikkan standar dalam pelayanan terhadap tamu atau wisatawan yang menginap.
"Yang sekarang kita fokuskan adalah bagaimana caranya kita membangun brand awareness dan kita tingkatkan services karena kalau service kita excellent dibanding hotel-hotel yang lain, otomatis tamu akan repeat," ucap David.
Ia menambahkan, sejak soft launching bulan Juli lalu, tingkat okupansi atau hunian kamar cukup bagus didominasi oleh wisatawan India, disusul dari Eropa, Korea, Jepang dan China.
Selain itu, target market lain adalah wisatawan domestik dan South Asia seperti Singapura, Malaysia dan sekitarnya.
Dan momen grand opening atau peresmian Asvha Swiss-Belresort Ubud sore ini menjadi istimewa dengan hadirnya Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang sudah menginap sejak dua hari lalu.
"Pertama, pesan dan kesan yang saya terima bahwa Asvha Resort ini situasi, lokasi, dan tempatnya ini hampir mirip-mirip dengan Ciwidey. Jadi kalau Ciwidey udaranya dingin, dan juga jalannya hampir sama macet. Barusan saja dari Bebek Tepi Sawah ke sini hampir setengah jam. Jadi tentunya ini salah satu destinasi wisata yang sangat luar biasa," tutur Dadang.
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan ke depannya akan berkolaborasi mengadakan kegiatan yang mendukung sport tourism.
"Kemarin sudah diskusi dengan Pak Bupati Gianyar dan beliau sangat respon. Insyaallah kita berkolaborasi antara Kabupaten Gianyar dengan Kabupaten Bandung, siap untuk kerja sama dalam hal kegiatan run yang ada di wilayah Ubud dan sekitarnya," kata Dadang.
Kehadiran Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Ubud karena ada sejumlah agenda rapat yang di hadirnya di Provinsi Bali, hal ini disampaikan Presiden Direktur PT Ratna Forever Hospitality, Sudharman Shetty.
Dengan dibukanya Asvha Swiss-Belresort Ubud menegaskan optimisme Swiss-Belhotel International terhadap prospek pertumbuhan segmen pariwisata mewah di Bali.
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan modern, Ashva Swiss-Belresort Ubud menghadirkan standar pelayanan internasional dalam suasana resor yang mendukung pengalaman liburan bagi keluarga lintas generasi, pasangan, maupun wisatawan yang mengutamakan pengalaman autentik dan berkualitas.
"Pengembangan Ashva Swiss-Belresort Ubud merupakan langkah strategis dalam memperluas bisnis perhotelan kami sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata berkualitas di Ubud. Kami percaya bahwa keindahan alam, kekayaan budaya, dan daya tarik khas Ubud dapat dipadukan dengan standar pelayanan internasional untuk menciptakan sebuah destinasi yang memiliki nilai tambah serta keberlanjutan jangka panjang. Melalui kehadiran brand Swiss-Belresort, kami berharap Ashva dapat menjadi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perekonomian lokal," kata Sudharman Shetty.
Lebih lanjut Gavin mengungkapkan bahwa kehadiran Ashva Swiss-Belresort Ubudang mempertegas keyakinan terhadap potensi pasar Indonesia.
"Indonesia terus menjadi salah satu pilar utama dalam strategi ekspansi global kami. Kehadiran Ashva Swiss-Belresort Ubud tidak hanya mencerminkan kepercayaan kuat dari mitra kami, PT Ratna Forever Hospitality, terhadap komitmen Swiss-Belhotel International dalam menghadirkan kenyamanan bagi tamu dan keunggulan operasional, tetapi juga mempertegas keyakinan kami terhadap potensi pasar Indonesia, khususnya pada segmen wisatawan yang mencari pengalaman menginap di resor dengan ruang yang luas, fasilitas lengkap, dan berorientasi pada gaya hidup," papar Gavin M. Faull.
Mengusung konsep resor kontemporer yang tetap berpijak pada kekayaan budaya lokal, Ashva Swiss-Belresort Ubud menghadirkan 90 kamar dan suite yang dirancang secara elegan, dilengkapi dengan 4 wooden pavilion eksklusif.
Pilihan akomodasi hadir dengan luas mulai dari 40 hingga 106 meter persegi, memberikan ruang yang nyaman bagi keluarga maupun rombongan.
Beberapa tipe kamar premium dan suite juga dilengkapi dengan heated private plunge pool serta smart system technology di dalam kamar untuk menghadirkan pengalaman menginap yang lebih personal.
Di sisi kuliner, resor ini menawarkan beragam pilihan bersantap melalui Giwangkara All Day Dining serta Udupi Multi-Cuisine Restaurant, dengan area dapur khusus yang sepenuhnya terpisah untuk menyiapkan hidangan vegetarian.
Salah satu daya tarik utama resor ini adalah konsep kolam renang bertingkat dengan elemen air mengalir yang berpadu harmonis dengan panorama alam Ubud.
Area ini dilengkapi Petanu Pool Bar yang menawarkan suasana santai dengan pemandangan lanskap hijau khas Ubud.
Untuk kebutuhan bisnis maupun perayaan, Ashva Swiss-Belresort Ubud juga dilengkapi grand ballroom, ruang pertemuan multifungsi, serta area luar ruangan dengan pemandangan indah yang ideal untuk pernikahan dan berbagai acara sosial.
"Seiring dengan upaya kami memperkuat jaringan di berbagai destinasi utama Indonesia, Bali tetap menjadi pasar yang sangat penting dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa. Soft opening Ashva Swiss-Belresort Ubud merupakan bagian dari strategi tersebut. Selain menghadirkan pengalaman liburan yang berkesan, fasilitas yang lengkap serta lokasi yang indah juga memungkinkan kami untuk memenuhi meningkatnya permintaan terhadap penyelenggaraan corporate meeting, pernikahan, maupun berbagai acara sosial berskala premium," demikian jelas Senior Vice President – Operations and Development, Indonesia, Swiss-Belhotel International, Ilkin Ilyaszade.(*)