10 Wilayah Perairan Maluku Potensi Dihantam Gelombang Akibat Pembentukan Daerah Konvergensi
Mesya Marasabessy September 06, 2026 12:52 PM

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 6 sampai dengan 9 September 2026.

BMKG memperingatkan adanya gelombang pada 10 wilayah perairan di Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 sampai 2.5 meter.

Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik daerah perlambatan angin (konvergensi) lainnya terpantau terbentuk di Perairan Maluku. 

Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 6 - 20 Knot. 

Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai >20 knots terpantaudi Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.

Baca juga: DPR Dorong RUU Perampasan Aset Berlaku Menyeluruh, Perbankan hingga Pajak Disasar

Baca juga: PLN UP3 Ternate Perkuat Sinergi dengan Pelanggan Strategis Dukung Kemajuan Maluku Utara

Berikut 10 wilayah perairan di Maluku potensi terjadi gelombang ketinggian 1.25 sampai dengan 2.5 meter :

Perairan Utara Pulau Buru
Perairan Selatan Pulau Buru
Perairan Seram Bagian Barat
Perairan Seram Bagian Timur (Utara)
Perairan Selatan Kepulauan Aru
Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
Perairan Kepulauan Babar
Laut Banda
Laut Arafuru Bagian Barat
Laut Arafuru Bagian Tengah

Saran Keselamatan

Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

  • Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.
  • Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.(*)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.