Kronologi Kecelakaan Beruntun di Kembangan Tewaskan Satu Keluarga, Insiden Ini Libatkan Lima Kendaraan Sekaligus
Faza Anjainah Ghautsy September 06, 2026 03:34 PM

Grid.ID - Kronologi kecelakaan beruntun di Kembangan tewaskan satu keluarga. Insiden ini diketahui libatkan lima kendaraan sekaligus.

Insiden kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Kembangan Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (5/9/2026). Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ini melibatkan lima kendaraan, yaitu mobil BYD M6, Toyota Kijang Innova, dan Toyota Fortuner serta sepeda motor Honda Vario dan Honda Revo.

Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang membenarkan soal peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, awalnya sebuah mobil dengan plat nomor BYD B-2703-BNA yang dikemudikan K (51) melaju di Jalan Kembangan Kerep.

"Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, Kendaraan Minibus BYD yang dikemudikan saudara Karsono melaju dari arah selatan ke utara," ujar Reza, dilansir dari Kompas.com.

Saat melintas di dekat turunan Jembatan Kembangan Kerep, mobil BYD tersebut menabrak bagian belakang mobil Innova yang dikemudikan oleh HW (47). Benturan itu kemudian membuat Innova terdorong ke depan hingga menabrak mobil Fortuner yang dikemudikan EES (49).

Fortuner tersebut selanjutnya oleng ke kanan dan bagian kiri mobil menghantam motor vario yang dikendarai AP (40). Kejadian ini diketahui menewaskan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor yaitu AP serta dua penumpangnya, berinisial YS (39) dan putri mereka, ZZ (7).

"Ini berakibat kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dan korban luka dan meninggal dunia," jelasnya.

Sementara itu, salah satu saksi mata bernama Matthew mengatakan dirinya saat itu sedang berkendara dengan kecepatan normal di jalur sebelah kanan. Dia kemudian melihat mobil BYD M6 putih melaju dari belakangnya.

"Posisinya ada di turunan flyover arah Notre Dame Puri," kata Matthew.

Menurutnya, mobil BYD tersebut melaju kencang dan sempat berusaha untuk menghindari kendaraannya dengan berpindah jalur kiri. Saat berpindah jalur, Matthew melihat mobil listrik itu sudah dalam kondisi oleng.

"Gue enggak tahu rem dia blong atau emang ada human error atau kendala di mobilnya. Tapi intinya si mobil enggak sempet ngerem dan nabrak dua mobil dan beberapa motor dan terjadilah tabrakan beruntun tersebut," pungkasnya.

Dalam kronologi kecelakaan beruntun ini, usai menabrak, mobil BYD putih itu terbanting ke arah kanan dan menabrak lampu jalan hingga roboh. Meski begitu, dia memastikan supir BYD selamat dan penumpangnya juga selamat meski berlumuran darah.

"Untuk kondisi korban di mobil yang ditabrak gue enggak tau. Tapi Innalillahi untuk pemotor sepertinya meninggal karena gue lihat sudah berbaring di jalan, bahkan ada anak kecil cewek dia nyangkut di kolong belakang ban mobil Fortuner," ucap Matthew.

Kesaksian lain juga diungkap oleh Rizky yang mengatakan bahwa kecelakaan terjadi saat mobil BYD putih itu melaju dari arah turunan Jembatan Kembang Kerep. Namun, dia mengaku tak mengetahui penyebab pasti mobil tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya.

"Mobil putih mobil listrik pas turunan entah rem mobil dia blong atau dia microsleep saya kurang paham dah, tiba tiba nabrak mobil Innova bagian belakangnya. Habis itu Innova nabrak Fortuner bagian belakangnya. Nah korban ini yang pakai motor depan mobil Fortuner kesundul," jelas Rizky.

Berdasarkan keterangan, korban AP diketahui meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Hermina Daan Mogor, sementara YS dan ZZ tewas di lokasi kejadian. Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan empat orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Melansir dari TribunJakarta.com, beberapa korban luka tersebut yaitu ada K (51), pengemudi mobil BYD yang mengalami luka pada bagian dada kanan dan dirawat di RSUD Cengkareng. Berikutnya ada YL (39), penumpang mobil Innova yang mengalami luka di bagian leher dan dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan.

2 korban luka lainnya yaitu ada SS (75) dan HA (73) yang merupakan penumpang mobil BYD dan keduanya alami luka di bagian kepala hingga harus dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan. Adapun, untuk kondisi seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian bodi depan dan belakang.

"Saat ini, Petugas Tim 1 Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut," papar Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.