TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Harga BBM Pertamina di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, pada Minggu (6/9/2026) masih mengacu pada daftar harga yang berlaku sejak 2 September 2026.
Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jawa Tengah, termasuk kawasan Solo Raya yang meliputi Kota Surakarta (Solo), Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Klaten, dan Boyolali.
Berdasarkan informasi di laman resmi MyPertamina, harga BBM Pertamina berbeda menurut wilayah.
Baca juga: Update Harga BBM Pertamina di Solo Raya Jumat 4 September 2026, Pertamax Rp15.950 per Liter
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga BBM Pertamina yang tercantum adalah sebagai berikut:
Dengan demikian, daftar tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat di Solo Raya yang hendak mengisi BBM Pertamina pada Minggu (6/9/2026).
Perbedaan harga cukup terlihat antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamax tercatat Rp15.950 per liter.
Sementara itu, BBM dengan spesifikasi lebih tinggi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex memiliki harga yang lebih tinggi.
Baca juga: Pertamina Apresiasi Pengungkapan BBM LPG oleh Polda Jateng,Selama 2026 Sanksi 180 SPBU Se-Jateng DIY
Harga BBM menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam mengatur pengeluaran sehari-hari, terutama bagi pengguna sepeda motor yang mengandalkan kendaraan untuk mobilitas rutin.
Salah satunya Fikri (32), warga Solo Baru yang bekerja sebagai karyawan swasta di Solo.
Fikri sehari-hari menggunakan Honda Vario 125 untuk menunjang aktivitasnya.
Menurutnya, harga Pertamax yang masih berada di atas Rp15.000 per liter cukup berpengaruh terhadap pengeluaran bulanannya.
"Kalau untuk sekarang Pertamax masih terasa berat buat saya. Jadi lebih sering pilih Pertalite," ujar Fikri.
Ia mengatakan biaya BBM menjadi pengeluaran rutin karena sepeda motor digunakan hampir setiap hari.
Meski harus mengantre, Fikri memilih Pertalite karena mempertimbangkan selisih harga dengan BBM nonsubsidi.
"Memang antreannya kadang panjang, tapi kalau selisih harganya lumayan, saya pilih Pertalite," katanya.
Pilihan tersebut menunjukkan harga menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan masyarakat dalam menentukan jenis BBM untuk kendaraan sehari-hari.
Dengan harga Pertalite dan BioSolar yang masih tercatat Rp10.000 dan Rp6.800 per liter, masyarakat dapat memilih BBM sesuai peruntukan dan kebutuhan kendaraan.
Sementara bagi pengguna BBM nonsubsidi, harga Pertamax Rp15.950 per liter dapat menjadi pertimbangan dalam mengatur anggaran bahan bakar.
Begitu pula dengan pengguna Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, maupun Pertamina Dex yang perlu menyesuaikan pengeluaran dengan jenis BBM yang digunakan.
Masyarakat juga tetap diimbau memilih BBM sesuai spesifikasi kendaraan agar performa mesin tetap optimal.
(*)