TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 1476 penumpang jurusan Manado - Jakarta dan Jakarta - Manado terdampak penutupan bandara Soetta, Jakarta, akibat abu vulkanik anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).
General Manager PT Angkasa Pura Manado Radityo Ari Purwoko menuturkan, para penumpang tersebut berasal
dari 6 pesawat dari Jakarta ke Manado dan 6 pesawat lagi dari Manado ke Jakarta yang cancel akibat penutupan bandara.
"Total 1476 penumpang," kata dia kepada tribunmanado di Bandara Samratulangi Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, kota Manado, provinsi Sulut, Minggu (6/9/2026).
Ungkap dia, pihak Airlines saat ini tengah melakukan refund dan rechedulling kepada para penumpang.
Menurut dia, hal tersebut berlangsung lancar dan aman.
"Suasana kondusif," katanya.
Ia menuturkan, pihak Bandara Samratulangi memberikan service kepada para penumpang yang melakukan refund dan rechedulling.
Para penumpang menumpuk di Bandar Udara Samratulangi, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, kota Manado, provinsi Sulut, Minggu (6/9/2026) siang.
Mereka adalah para penumpang pesawat jurusan Manado - Jakarta.
Diketahui, erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) ditutup.
Peristiwa ini berpengaruh pada penerbangan dari Jakarta ke Manado dan Manado ke Jakarta.
Penerbangan tertunda. Amatan tribunmanado.com, para penumpang terlihat memadati sebuah loket.
Antrian mengular hingga belasan meter. Umumnya penumpang meminta rechedulling.
Satu dua kali terjadi ketegangan saat penumpang tidak setuju dengan waktu penjadwalan ulang.
Namun umumnya para penumpang setuju.
"Yah mau gimana lagi," kata Rosina pasrah.
Rosina menyebut mustinya ia berangkat pada Minggu pukul 7 pagi.
Sempat berharap dapat berangkat sore, ia akhirnya menerima penjadwalan ulang pada Senin siang.
"Saya dapat Senin siang," katanya.
Rosina mengatakan dirinya adalah warga Jakarta.
Ia berada di Manado sejak pekan lalu untuk kegiatan keagamaan.
"Untuk nginap ya mungkin masih kembali ke hotel yang sama, berarti tambah satu hari lagi," kata dia.
Tumpukan penumpang juga terlihat di deretan tempat duduk di bagian check in.
Ada yang duduk memainkan ponsel. Ada yang bercakap - cakap.
Ada pula yang tengah tidur. (Art)
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini