600 Kicau Mania Padati Mas Pur Cup 1, Peserta Luar Provinsi Bangka Belitung pun Ikut Bertarung
Hendra September 06, 2026 05:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kicauan burung bersahut-sahutan dari puluhan sangkar yang berjajar di gantangan Bhay Park Stadium Arena Polda Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (6/9/2026) siang.

Suaranya terdengar nyaring, memecah riuh suasana arena yang dipenuhi kicau mania dan penonton. Di bawah gantangan, sejumlah juri tampak mengamati setiap gerak dan suara burung yang tengah berlomba.

Sesekali tangan mereka bergerak mencatat penilaian pada papan tulis kecil yang dibawa, sebelum kembali mengarahkan pandangan ke sangkar-sangkar di atas. Dari pinggir gantangan, perhatian penonton seolah tak beranjak dari burung-burung yang sedang bertarung.

Beberapa di antara mereka bahkan ikut menirukan suara kicauan, seakan berusaha menyatu dengan riuh rendah perlombaan. Suasana semakin hidup ketika burung-burung menunjukkan suara terbaiknya.

Ketua Panitia Mas Pur Cup 1, Mulyadi, bilang kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para kicau mania dengan jumlah peserta yang telah memesan tiket mencapai sekitar 600 orang.

Peserta tidak hanya datang dari berbagai wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tetapi juga dari Palembang. Ajang ini sekaligus mempertemukan komunitas kicau mania dari berbagai daerah dalam satu arena.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan Mas Pur Cup 1 2026 di Bhay Park Stadium Polda Kepulauan Bangka Belitung. Peserta sesuai pesanan tiket kurang lebih 600-an, belum yang membeli di lapangan,” kata dia kepada Bangkapos.com.

Menurutnya peserta berasal dari sejumlah daerah seperti Kota Toboali, Kota Koba, Kota Mentok, Kota Sungailiat, Belinyu, Jebus, Tempilang hingga Tanah Bawah.

Hampir seluruh wilayah di Bangka turut mengirimkan peserta dalam perlombaan tersebut. Selain itu, panitia juga mencatat kehadiran peserta dari luar Bangka Belitung, yakni Belitung dan Palembang.

Mulyadi membeberkan Mas Pur Cup 1 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang adu kualitas burung berkicau.

Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi komunitas untuk bertemu dan mempererat hubungan antar kicau mania. Pertemuan dalam satu arena dinilai menjadi kesempatan untuk membangun silaturahmi lintas daerah.

“Tujuan kegiatan kita pertama silaturahmi. Silaturahmi kicau mania dipersatukan di lapangan Bhay Park Stadium Arena Polda Kepulauan Bangka Belitung,” jelas Mulyadi.

Dalam Mas Pur Cup 1, panitia mempertandingkan delapan jenis burung yang terbagi dalam 23 sesi perlombaan. Jenis burung yang dilombakan antara lain Murai Batu, Kacer, Lovebird atau Lobat, Kenari, Sogon, Serindit dan Konin.

Dari sejumlah kelas tersebut, Murai Batu menjadi salah satu kelas yang mendapat perhatian peserta.

Persaingan kelas Murai Batu turut melibatkan peserta dari luar Pulau Bangka. Juara pertama diraih Viky asal Tanjungpandan, Belitung, dengan burung Murai Batu bernama Jabrik.

Posisi kedua ditempati Sunau dari Pangkalpinang, sedangkan peringkat ketiga diraih Upin yang juga berasal dari Pangkalpinang.

“Untuk kelas Murai Batu, juara pertama diraih Viky dari Tanjung Pandan dengan Murai Batu bernama Jabrik,” ucapnya.

Mulyadi berharap lewat Mas Pur Cup 1 2026 dapat menjadi agenda yang memperkuat hubungan komunitas kicau mania di Bangka Belitung.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan perlombaan burung berkicau juga menjadi ruang pertemuan bagi komunitas lintas wilayah. Selain kompetisi, interaksi peserta diharapkan terus terjalin setelah kegiatan berakhir.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antar kicau mania di Bangka Belitung dan daerah sekitarnya,” pungkas Mulyadi. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.