4 Gunung Api Erupsi Bersamaan, Pemerintah Didesak Tak Telat Beri Peringatan Bencana
Acos Abdul Qodir September 06, 2026 08:36 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Empat gunung api aktif di Indonesia—Gunung Anak Krakatau (Lampung), Gunung Semeru (Jawa Timur), Gunung Ili Lewotolok (NTT), dan Gunung Ibu (Maluku Utara)—tercatat mengalami erupsi secara bersamaan pada Minggu (6/9/2026) pagi. Fenomena langka ini memicu desakan dari Komisi V DPR RI agar pemerintah segera memperkuat sistem peringatan dini terpadu dan kesiapsiagaan transportasi nasional.

Meluasnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga ke Banten, Jawa Barat, dan Jakarta mengancam kelancaran konektivitas penerbangan maupun pelayaran.

Mengantisipasi kekacauan jadwal perjalanan, Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan operator transportasi bergerak cepat menyampaikan kepastian operasional secepat mungkin.

Langkah antisipasi dini dinilai krusial agar masyarakat terhindar dari penumpukan dan ketidakpastian saat hendak bepergian.

"Jangan sampai masyarakat hanya mengetahui gangguan setelah berada di bandara, pelabuhan, atau dalam perjalanan. Informasi harus diberikan sedini mungkin agar masyarakat dapat mengambil keputusan dengan aman," tegas Anggota Komisi V DPR RI, Ade Ginanjar, kepada Tribunnews, Minggu (6/9/2026).

Satu Data Selamatkan Nyawa

Menghadapi risiko dampak yang kian meluas, Ade mendesak integrasi data real-time antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kemenhub, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Selain kejelasan jadwal perjalanan, Basarnas diinstruksikan menyiagakan personel dan peralatan evakuasi darat maupun perairan.

"Kita tidak boleh melihat setiap erupsi sebagai kejadian yang berdiri sendiri. Prioritas kita adalah menyelamatkan masyarakat. Transportasi harus aman, informasi harus cepat dan akurat, serta Basarnas harus siap," lanjut Ade.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Lanjut Tutup 8 Bandara Hingga Tengah Malam, Cek Daftarnya!

Dapur Magma Terpisah

Di tengah kekhawatiran warga akan letusan berantai, PVMBG bersama Badan Geologi mengonfirmasi bahwa tinggi kolom abu vulkanik mencatatkan variasi: Gunung Semeru setinggi 1.000 meter, Gunung Ili Lewotolok 600 meter, dan Gunung Ibu 400 meter.

Otoritas geologi menegaskan erupsi yang terjadi berbarengan ini tidak saling memicu karena setiap gunung memiliki dapur magma terpisah di sepanjang jalur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mematuhi batas radius aman, serta disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.