Mozza Gunarsa Gadis yang Hilang Setahun Lalu Ditemukan Kerangka di Lereng Tol, Ini Sosok Pelakunya
Rusaidah September 06, 2026 08:37 PM

 

POSBELITUNG -- Mozza Axillia Gunarsa asal Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan lereng Tol Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026).

Sosok gadis 22 tahun itu diketahui telah dilaporkan hilang sejak setahun lalu atau tepatnya 25 Juni 2025 oleh keluarganya.

Mozza dikenal sebagai gadis pendiam namun aktif dalam kegiatan musala di lingkungannya. Ia merupakan cucu pertama dari Ngadirin (68) dan anak sulung dari pasangan Singgih dan istrinya.

Kakeknya, Ngadirin, mengaku sudah memiliki firasat tidak enak sejak Kamis (3/9/2026) malam.

“Punya firasat. Kepikiran cucu saya di mana, kok tidak pulang-pulang. Oleh karena pikiran tidak enak, saya salat tahajud,” ujarnya dikutip dari Tribun Jateng

Di mata warga RT 04 RW 01 Dusun Gebugan, Mozza adalah sosok yang baik, pintar, dan telah diterima di Universitas Diponegoro (Undip). Ketua RT Suryanto menyebut keluarga Mozza dikenal dermawan.

Baca juga: Selebgram Leona Kanza yang Ngaku di-DM dr Iqbal Ternyata Pernah Terseret Isu Video Tak Senonoh

“Bapaknya juga baik, keluarga Mozza baik semua dan dikenal dermawan. Jadi kami ikut kehilangan Mozza ini karena Mozza dan keluarganya orang baik,” katanya.

Kedatangan jenazah Mozza di rumah duka pada Jumat malam (4/9/2026) pukul 22.27 WIB disambut isak tangis keluarga dan pelayat.

Ibunda Mozza turun dari ambulans dengan tangis, disusul adiknya. Ayah Mozza, Singgih, turut mengantarkan peti jenazah masuk ke rumah. “Kakak,” ucap seorang pelayat lirih.

Malam itu juga, jenazah dimakamkan di Makam Sepringgitan, Dusun Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Kronologi Hilangnya Mozza

Pagi 25 Juni 2025 menjadi kali terakhir keluarga melihat Mozza.

Sekitar pukul 09.00 WIB, ia berpamitan dari rumah di Bergas untuk mengembalikan laptop.

Setelah itu, Mozza menemui Mahendra Very Dwi Anggara alias MVDA alias MDVS (22) di sebuah rumah kos di kawasan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Srinitri, menyebut dugaan pembunuhan terjadi pada hari yang sama.

“Korban berpamitan ke orangtuanya tanggal 25 pukul 09.00. Selanjutnya korban menemui pelaku, dan pada tanggal itu juga korban dihilangkan nyawanya oleh tersangka,” ujarnya kepada Tribun Jateng

Hubungan keduanya berawal dari perkenalan lewat TikTok pada Mei 2025.

Baca juga: Usia dan Sosok Ahmadin dan Ahmad Rizani, Dua Relawan Karhutla Meninggal Usai Berjuang Padamkan Api

Pertengkaran diduga dipicu rasa cemburu karena Mozza berkomunikasi dengan laki-laki lain.

Dalam pemeriksaan, Mahendra mengaku membekap Mozza menggunakan tangan kosong selama sekitar tujuh menit hingga korban lemas.

Tubuh Mozza kemudian dibungkus dengan kardus, sarung, dan karung, diikat kabel ties serta tali rafia, lalu dibawa menggunakan sepeda motor milik korban. Jasad dibuang di lereng curam kawasan Jangli.

Pelaku Ditangkap

Penemuan ini mengakhiri misteri panjang keberadaannya dan membuka fakta tragis di balik sosok Mozza yang dikenal baik dan pintar oleh keluarga serta warga sekitar.

Hingga sekitar satu tahun setelah kehilangan Mozza, warga menemukan kerangka manusia di lahan kosong dekat jalan tol kawasan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Jumat (4/9/2026) siang.

Pada Kamis (3/9/2026), penemuan jasad Mozza bermula dari polisi mengamankan seorang pria berinisial MDVS (22), warga Blora, Jawa Tengah.

Pria tersebut diketahui menjadi orang yang terakhir kali berinteraksi dengan Mozza sebelum korban dinyatakan hilang.

Pelaku pun kini sudah ditangkap.

Korban Terakhir Pamit Kembalikan Laptop

Mozza sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 25 Juni 2025.

Sebelum menghilang, ia sempat berpamitan kepada keluarga untuk mengembalikan sebuah laptop dan pergi bersama seorang temannya.

Laporan kehilangan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan serangkaian penyelidikan.

Lebih dari satu tahun kemudian, penyidik mengamankan MDVS yang diduga mengetahui keberadaan korban sebelum akhirnya kasus tersebut mengarah pada dugaan pembunuhan.

Kapolres Semarang menyebut penangkapan terduga pelaku dilakukan pada 3 September 2026.

"Tindak lanjut anak hilang yang terjadi di 25 Juni 2025, tentunya dari Polres Semarang melakukan langkah-langkah penyelidikan."

"Pada 3 September 2026, kami mengamankan terduga pelaku yang diduga melakukan pembunuhan," ujar AKBP Heru Dwi Purnomo.

Pesan Terakhir Mozza Sebelum Hilang 

Inilah pesan terakhir Mozza Axillia Gunarsa (19) sebelum hilang selama setahun dan ditemukan tinggal kerangka di tepi Tol Jangli Semarang.

Sebelum menghilang selama setahun dan ditemukan tinggal kerangka, Mozza Axillia Gunarsa sempat mengirim pesan terakhir kepada ayahnya.

Baca juga: Cerita Ari Lasso Pesawat yang Ditumpanginya Bermasalah, Roda Tak Berfungsi Maksimal, Apresiasi Pilot

Ayah Mozza, Singgih Ditya Gunarsa, mengatakan bahwa putri sulungnya meninggalkan rumah pada Rabu (25/6/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum pergi, Mozza mengirim pesan kepada ayahnya melalui WhatsApp dan berpamitan untuk mengantar laptop.

"Saat itu dia mengirim pesan melalui WhatsApp, pamitan mau mengantar laptop," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Kamis (9/7/2026).

Namun, Mozza ternyata pergi sendiri dan tidak membawa laptop.

Kondisi itu membuat Singgih merasa heran karena putrinya biasanya selalu memberi kabar ketika keluar rumah.

Saat meninggalkan rumah, Mozza menggunakan Honda Vario 125 H 5344 ALC berwarna hitam, namun tidak membawa STNK.

Mozza saat itu mengenakan baju putih lengan panjang dan sandal Reebok warna cokelat. 

Ia memiliki tahi lalat di pipi kanan serta tanda lahir berupa bintik cokelat di pelipis kanan.

Hingga sore hari, Mozza belum juga pulang. Singgih kemudian mengetahui ponsel putrinya masih aktif ketika waktu magrib.

EVAKUASI - Polisi mengevakuasi kerangka manusia dari jurang di kawasan tepi Jalan Gabeng Raya, Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (4/9/2026). Tulang belulang tersebut ditemukan di semak-semak pada lereng terjal yang mengarah ke Ruas Tol Tanjungmas-Srondol. (Istimewa/Tribun Jateng)

"Magrib itu ponselnya masih aktif, namun setelah itu sudah tidak bisa dihubungi," jelas Singgih.

Hingga sekitar satu tahun setelah kehilangan Mozza, warga menemukan kerangka manusia di lahan kosong dekat jalan tol kawasan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, pada Jumat (4/9/2026) siang.

Kerangka yang ditemukan diduga berjenis kelamin perempuan. 

Polisi memperkirakan korban telah meninggal dan terkubur di lokasi sekitar satu tahun.

Pelaku Sempat Cekcok dengan Korban

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, membenarkan pengungkapan kasus tersebut setelah jajaran Satreskrim melakukan penyelidikan panjang atas laporan orang hilang.

"Jadi, kami Satreskrim Polres Semarang itu melaksanakan penyelidikan selama setahun terhadap laporan orang hilang," kata AKP Bodia, Jumat (4/9/2026).

Kasus ini kemudian berkembang setelah polisi memperoleh keterangan dari terduga pelaku.

MDVS disebut mengaku sempat terlibat cekcok dengan Mozza di sebuah rumah kos yang berada di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang.

Cekcok tersebut diduga berujung pada tindakan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah itu, jasad korban disebut dibuang ke kawasan lereng di sekitar Tol Jangli, Kota Semarang.

Berbekal keterangan tersebut, polisi melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud.

Pada Jumat (4/9/2026), petugas menemukan kerangka manusia di kawasan lereng yang dipenuhi semak-semak.

Proses evakuasi berlangsung tidak mudah.

Petugas harus menuruni medan berupa lereng terjal dengan vegetasi yang cukup tinggi untuk mengangkat kerangka tersebut.

"Evakuasi itu kami mendapati satu kerangka utuh, masih utuh dari kepala sampai kaki dengan beberapa kain, mungkin bisa dibilang baju, maupun ada jepit rambut," kata AKP Bodia.

Kerangka tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk menjalani pemeriksaan forensik dan autopsi.

Pembunuh Mozza Sempat Unggah Healing ke Bali hingga Jogja

Pembunuh Mozza yakni pria berinisial MDVS (22) ternyata sempat healing ke Jogja hingga Bali setelah menghabisi korban.

MDVS tega menghabisi nyawa Mozza pada Juni 2025 lalu dan jasadnya baru ditemukan di awal September 2026  di lereng dekat Tol Jangli, Kota Semarang

Tak lama berselang usai penemuan jasad Mozza, terduga pelaku pun ditangkap polisi.

Ternyata setelah menghabisi Mozza, MDVS sempat mengunggah sedang jalan-jalan.

Kini sosok pelaku membuat publik penasaran.

Pun dengan motif pembunuhan sadis yang dilakukan MDVS kepada Mozza.

Namun MDVS telah mengakui perbuatannya yakni menghabisi nyawa Mozza.

"Interogasi awal, dia (pelaku) mengakui melakukan pembunuhan.

Tapi sekarang masih dilakukan pendalaman," ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Sabtu (5/9/2026).

Sementara itu, publik menyoroti akun media sosial diduga milik pembunuh Mozza, MDVS.

Dalam akun TikTok bernama vvyya35, terduga pelaku pembunuhan cukup aktif membuat postingan.

Bahkan MDVS masih membuat konten unggahan pada akhir Agustus 2026.

Netizen menyoroti tiap postingan di akun terduga pembunuh tersebut.

Baca juga: Punya 30 ART dan Fasilitas Rumah Mewah, Inilah Sumber Kekayaan Lain Pendakwah Riza Muhammad

Terutama di tahun 2025 atau setelah MDVS diduga membunuh Mozza.

Pada bulan Agustus 2025, MDVS sempat mengunggah momen liburan ke beberapa tempat diduga Yogyakarta dan Bali.

Momen MDVS healing itu diduga dua bulan setelah ia menghabisi nyawa Mozza.

Publik lantas menduga MDVS bisa jalan-jalan sampai ke Bali usai menjual harta benda Mozza.

Sebab selama ini MDVS terlihat tidak pernah mengunggah soal pekerjaannya tap bisa pergi ke Bali.

Terlihat masih aktif di medsos hingga akhir Agustus 2026, MDVS akhirnya ditangkap polisi.

Pembunuh Mozza diamankan polisi saat sedang menonton pertandingan voli di Desa Banjarejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kedatangan Jenazah Disambut Tangis

Kedatangan jenazah Mozza Axillia Gunarsa disambut isak tangis keluarga, sanak saudara, serta sejumlah pelayat di kediamannya, Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026) malam. 

Jenazah tiba di rumah duka sekira pukul 22.27. 

Para pelayat telah menunggu dan menyambut kedatangan jenazah dari gang masuk menuju rumah Mozza.

Saat peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans, sejumlah pelayat tampak mulai meneteskan air mata.

Ibunda Mozza terlihat turun dari ambulans, disusul sang adik yang tak kuasa menahan tangis.

Sementara itu, ayah Mozza turut mengantarkan dan membawa peti jenazah menuju rumah duka.

Tangis keluarga dan pelayat pecah saat peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah.

Mereka saling memeluk dan menguatkan satu sama lain. 

"Kakak," ucap seorang pelayat saat peti jenazah dibawa masuk ke dalam rumah.

Para pelayat yang berada di lokasi juga tampak terpukul atas kepergian Mozza.

Mereka bahkan sempat berbisik-bisik peristiwa yang dialami Mozza begitu kejam dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga maupun orang-orang yang mengenalnya.

"Kejam banget," ujar seorang pelayat. 

(TribunJatim.com/Tribun Jateng/TribunnewsBogor.com/Surya.co/id/Kompas.com/Tribun-Medan.com/Bangkapos.com/Posbelitung.co)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.