Diikuti 219 Kafilah dari 14 Kemantren, Wirobrajan Sabet Juara Umum STQH Kota Yogya 2026
Yoseph Hary W September 06, 2026 10:03 PM

TRIBUNJOGJA.COM - Ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2026 menapaki fase akhir, di Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (5/9/26). 

Dalam gelaran yang diikuti sebanyak 219 kafilah dari 14 kemantren se-Kota Yogyakarta tersebut, Kemantren Wirobrajan berhasil menyabet gelar juara umum.


Berbagai cabang dilombakan, mulai dari tilawah anak dan dewasa putra-putri, tahfiz (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz putra-putri), tafsir bahasa Arab, serta hafalan 100 hadis dengan sanad dan 500 hadis tanpa sanad.


​Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Yogyakarta, Hilmi Arifin menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah dari 14 kemantren yang telah mengikuti rangkaian kegiatan.


​"Kita telah mendengar indahnya tilawah, menyaksikan kekuatan hafalan Al-Qur’an dan hadis, kemudian melihat  kesungguhan generasi muda kita dalam mendalami Kalamullah dan sunnah Rasulullah SAW," ujarnya.


​Dalam kesempatan tersebut, Hilmi mengucapkan selamat bagi para pemenang, dan mengingatkan agar prestasi yang diraih tidak membuat peserta berhenti belajar.

Proses belajar Al-Quran bernilai besar 

Sementara, bagi peserta yang belum meraih juara, ia berpesan supaya tidak berkecil hati, karena proses belajar Al-Qur’an punya nilai jauh lebih besar dari sekadar piala.


​"Kemenangan hari ini adalah amanah. Jangan berhenti berlatih setelah membawa pulang piala, karena masih ada tahapan berikutnya. Terus perbaiki bacaan, kuatkan hafalan, dalami pemahaman, dan persiapkan diri untuk membawa nama baik Yogyakarta di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Rahmi Anggraini, mengatakan, keberhasilan kafilahnya tidak lepas dari dukungan pembina dan pendamping KUA.


Ia pun berharap, selepas perhelatan ini, para peserta dapat menerapkan akhlak yang baik dan menjadi pendorong karakter Islami di lingkungan sekitarnya.


​"Karena tujuan utama keikutsertaan dalam STQH bukan semata-mata mengejar kemenangan. Ajang ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an," ujarnya. (aka)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.