Terdampak Abu Vulkanik, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Diprediksi Makin Buruk: AQI Tembus 161
Satrio Sarwo Trengginas September 07, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kualitas udara di Jakarta pada Senin (7/9/2026) pagi masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kondisi tersebut terjadi di tengah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berdampak ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Berdasarkan pemantauan IQAir sekitar pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 101.

Angka tersebut masuk kategori "tidak sehat bagi kelompok sensitif".

Polutan utama yang terpantau adalah ozon (O3) dengan konsentrasi mencapai 137,9 mikrogram per meter kubik (µg/m⊃3;).

Data IQAir menunjukkan kualitas udara Jakarta berpotensi memburuk sepanjang hari.

Pada pukul 07.00 WIB, AQI Jakarta diproyeksikan naik menjadi 106.

Kemudian pada pukul 08.00 dan 09.00 WIB, angkanya diperkirakan mencapai 109.

Memasuki pukul 10.00 WIB, AQI diprediksi sedikit turun menjadi 107.

Namun, kualitas udara kembali diperkirakan memburuk pada siang hingga sore hari.

AQI Jakarta diproyeksikan mencapai 114 pada pukul 14.00 WIB.

Angka tersebut kemudian naik menjadi 128 pada pukul 15.00 WIB dan mencapai 145 pada pukul 16.00 WIB.

Kondisi Terburuk Malam Hari

Kualitas udara Jakarta diprediksi mencapai kondisi terburuk pada malam hari.

Pada pukul 17.00 WIB, AQI Jakarta diproyeksikan mencapai 151 atau masuk kategori tidak sehat.

Angka tersebut kemudian diperkirakan naik menjadi 158 pada pukul 18.00 WIB.

Puncaknya diprediksi terjadi pada pukul 19.00 WIB dengan AQI mencapai 161.

Setelah itu, kualitas udara diperkirakan mulai membaik.

Pada pukul 21.00 WIB, AQI diproyeksikan turun menjadi 135 dan kembali turun menjadi 123 pada pukul 22.00 WIB.

Data tersebut merupakan prakiraan dan kondisi aktual dapat berubah mengikuti faktor cuaca, arah serta kecepatan angin, dan konsentrasi polutan di udara.

Sementara itu, pemantauan resmi kualitas udara Jakarta juga menunjukkan adanya wilayah yang berada dalam kategori tidak sehat pada Senin pagi. Platform Udara Jakarta mencatat ISPU 105 di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada pukul 06.30 WIB.

Kelompok Sensitif Diminta Waspada

Kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berarti paparan udara dapat memberikan dampak kesehatan bagi masyarakat yang lebih rentan.

Kelompok tersebut antara lain anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan atau penyakit pernapasan.

Masyarakat dalam kelompok tersebut disarankan mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk.

IQAir juga merekomendasikan kelompok sensitif menggunakan masker ketika berada di luar ruangan dan mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.

Kondisi kualitas udara Jakarta hari ini juga menjadi perhatian menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan menyebar ke Jakarta dan sejumlah wilayah lain.

Pada Senin pagi, sejumlah bandara di Indonesia masih terdampak sebaran abu vulkanik tersebut.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau memperhatikan perkembangan kualitas udara dan kondisi abu vulkanik sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Berita terkait

  • Baca juga: Jangan Asal Disapu! Begini Cara Aman Bersihkan Abu Vulkanik di Rumah dan Kendaraan ala Dinkes DKI
  • Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Memburuk di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau, AQI Capai 106
  • Baca juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Warga Jakarta Imbau Tak Lari Outdoor: CFD Terdampak

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.