TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2026 ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar akan menambah armada untuk memaksimalkan pemadaman kebakaran.
Armada tersebut berupa satu unit mobil skylift yang berteknologi hidrolik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, mengungkapkan bahwa penambahan armada skylift ini ditujukan untuk meningkatkan jangkauan pemadaman serta evakuasi pada bangunan tinggi.
"Kami di anggaran perubahan ini ada pengadaan untuk skylift, mobil yang memakai hidrolik," ujar Tirana, Senin 7 September 2026.
Baca juga: Kebakaran di Gianyar: Damkar Gianyar Kerahkan 9 Armada, Vila dan Kampus Nyaris Terdampak
Tirana menjelaskan, keunggulan utama dari armada skylift ini terletak pada tangga hidroliknya yang sanggup menjangkau ketinggian hingga 14 meter.
Jangkauan tersebut dinilai sangat vital untuk mengantisipasi kebakaran di tempat-tempat yang tinggi dan sulit dijangkau oleh armada pemadam konvensional.
Menurut Tirana, untuk pengadaan armada tersebut, pihaknya menyiapkan anggaran Rp3 miliar lebih pada APBD Perubahan 2026.
"Untuk anggarannya sekitar Rp3 koma sekian miliar," jelas Tirana.
Mengenai spesifikasi teknis dan perakitannya, Tirana menambahkan bahwa unit kendaraan ini memanfaatkan sasis truk buatan Hino.
Sementara pengerjaan karoseri hidrolik serta perakitannya dilakukan oleh pabrik yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.
"Produksinya di Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan untuk sasisnya menggunakan sasis Hino," terangnya.
Selain itu, di tahun 2026 ini, Dinas Damkar juga menambah dua pos pemadam baru yang berlokasi di Sekar Tunjung, Kesiman dan Kelurahan Serangan.
Menurut Tirana, dengan terbangunnya pos baru di Sekar Tunjung, semua armada di Pos Juanda akan dipindah ke sana.
"Kami pindahkan karena selama ini di Pos Juanda area parkir armada sempit dan juga digunakan BPBD Denpasar," paparnya.
Masing-masing pos baru direncanakan bakal disiagakan dengan empat regu personel dan disokong tiga unit kendaraan operasional.
Tiga kendaraan operasional ini terdiri atas mobil damkar kapasitas 5.000 liter, 3.000 liter, serta satu unit armada rescue.
Sehingga Damkar Denpasar berencana menambah tiga armada yang meliputi satu unit mobil damkar kapasitas 5.000 liter, satu unit damkar 3.000 liter, dan satu unit rescue.
Armada baru tersebut akan digunakan sebagai penunjang pos baru di Serangan.
Selain itu, untuk menunjang operasional pos baru tersebut, sebanyak 30 tenaga kerja outsourcing baru akan direkrut.
Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan personel.
Tirana mengatakan, untuk tiap regu idealnya ada 10 personel.
"Saat kami memiliki 16 regu. Secara ideal, dengan sarana dan prasarana yang ada, setiap regu idealnya diperkuat oleh minimal 10 personel. Namun kondisi riil saat ini masih mengalami kekurangan sekitar 20 hingga 25 orang personel, baik untuk anggota lapangan maupun staf administrasi," katanya. (*)