10 Cara Melindungi Diri dari Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Dedy Herdiana September 07, 2026 01:04 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, seperti informasi yang kini sudah beredar dimana-mana, Gunung Anak Krakatau mengalami rangkaian erupsi intensif sejak Jumat 4 September 2026 pukul 22.03.

Sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi tersebut pun sampai menjangkau wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.

Bahkan diketahui, jika sebaran abu vulkanik tersebut pun hingga menutup sementara Operasional Bandara Internasional Husein Sastranegara di Kota Bandung pada Minggu 6 September 2026.

Banyak warga yang mengeluhkan terganggunya aktivitas terkait adanya abu vulkanik tersebut seperti lantai teras, kendaraan hingga dedaunan tertutup abu yang bertekstur licin serta kasar.

Meskipun belum ada ada kebijakan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan terkait abu vulkanik ini, kita selaku masyarakat Bandung Raya bisa melindungi diri dari paparan abu vulkanik.

Baca juga: Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau! BPBD Ciamis Imbau Warga Lindungi Diri

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Belum Terapkan Kebijakan Khusus Terkait Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Cara Melindungi Diri dari Abu Vulkanik

1. Gunakan masker saat keluar rumah

Pakai masker yang menutup hidung dan mulut dengan rapat. Jika abu cukup tebal, sebaiknya hindari aktivitas di luar dan tetap berada di dalam ruangan.

2. Lindungi mata

3. Tutup pintu dan jendela

Saat hujan abu berlangsung, kurangi masuknya abu ke rumah dengan menutup pintu, jendela, dan celah yang memungkinkan abu masuk.

Baca juga: Update Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Ada di Jabar hingga Bengkulu

4. Jangan sering keluar rumah

Jika tidak ada keperluan mendesak, tetap di dalam ruangan sampai kondisi membaik. BNPB dan Kemenkes menekankan aktivitas di dalam rumah pada wilayah yang terpapar abu.

5. Tutup makanan dan sumber air

Jangan biarkan abu masuk ke makanan, minuman, atau tempat penyimpanan air. Jika air terlihat keruh akibat abu, gunakan sumber air bersih lain.

6. Bersihkan tubuh setelah terkena abu

Setelah beraktivitas di luar, segera bersihkan wajah, rambut, tangan, dan bagian tubuh lain yang terkena abu. BNPB juga mengimbau masyarakat segera membersihkan diri setelah aktivitas di luar.

Baca juga: Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BPBD Ciamis Gerak Lintas Sektor

Baca juga: Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masih Kepung Jabar - Jakarta

7. Bersihkan abu dengan hati-hati

Hindari membuat abu beterbangan. Gunakan perlindungan seperti masker dan kacamata ketika membersihkan. Abu yang menumpuk di atap juga perlu diperhatikan karena beratnya dapat membebani struktur bangunan.

8. Hati-hati saat berkendara

Abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin. Jika sebaran abu cukup pekat, lebih baik menunda perjalanan.

9. Segera mencari pertolongan jika mengalami gangguan pernapasan

Batuk berat, sesak napas, nyeri dada, atau gangguan kesehatan lain setelah terpapar abu perlu mendapat perhatian medis.

10. Ikuti informasi resmi

Jangan mendekati Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan informasi BNPB, status Gunung Anak Krakatau masih Level III (Siaga) dan masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.