TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - 700 Anak Yatim dan Kaum Duafa dapat santunan rutin di Masjid AT Taubah, Pasar Sentral Sengkang, Senin (7/9/2026).
Pantauan Tribun-Timur.com, penerima santunan memadati dalam dan luar Masjid sejak pukul 08.00 Wita.
Penerima santunan tampak duduk bersila sembari menunggu penyaluran dimulai, mulai balita hingga lansia.
Barulah di pukul 09.35 Wita, panitia kegiatan ikut duduk bersila, berdoa bersama kegiatan pun di mulai.
Raut wajah haru dan senyum sumringah terpampang dari mereka kala antre mendapat santunan.
Giat ini rutin dilaksanakan sekali dua bulan.
Tak tanggung-tanggung, ini menjadi momen istimewa sebab menandai 16 tahun perjalanan tanpa putus Masjid At-Taubah dalam menebar kebaikan di Kabupaten Wajo.
Bahkan program ini telah menjadi pilar harapan bagi warga kurang mampu.
Tak sampai di situ, ini membuktikan transparansi pengelolaan dana umat dan tingginya kepercayaan donatur terhadap pengurus masjid.
Penyaluran santunan diserahkan koordinator sumbangan, Nurdin Hamid, didampingi Mediator Anak Yatim dan Duafa, Ustadz Akbar Gunawan.
"Alhamdulillah, atas izin Allah, aksi sosial ini sudah memasuki tahun ke-16. Ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab berkelanjutan kami untuk memastikan anak-anak yatim duafa di sekitar kita tetap mendapatkan perhatian," ujar Nurdin Hamid kepada Tribun-Timur.com usai penyaluran di dalam Masjid dengan setelan khasnya, kemeja hijau army.
Dirinya menjelaskan dana yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang dipercayakan melalui Masjid At-Taubah.
"Kami harap bantuan ini dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok maupun keperluan pendidikan bagi anak-anak yatim, begitupun kaum duafa," tuturnya.
"Ini bentuk ikhtiar kita bersama untuk memastikan bahwa anak-anak kita (yatim) dan saudara kita yang duafa tetap merasakan kehadiran kepedulian masyarakat di awal tahun yang baru ini," sambungnya menambahkan.
Di sisi lain, Ustadz Akbar Gunawan, mengatakan konsistensi selama 16 tahun ini tidak lepas dari sinergi antara pengurus masjid, aparat keamanan, dan para dermawan.
"Penyaluran santunan ini agenda tetap dan bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim dan duafa di wilayah sekitar," urainya.
Akbar Gunawan berharap semangat berbagi ini terus terjaga hingga tahun-tahun berikutnya.
"Terima kepada para donatur yang memberikan kepercayaan kepada kami dalam menjalankan amanah ini. Terima kasih pula kepada semua pihak, termasuk TNI, yang telah membantu kelancaran kegiatan ini," ucapnya.
Adapun santunan yang diberikan berupa uang tunai dan Beras 5kg.
Salah satu penerima santunan, Nisa (22) mengungkap rasa syukurnya selama menjadi bagian dari program At Taubah peduli ini.
"Alhamdulillah selama saya terdaftar penerima, ringan rasanya karena terbantu. Apalagi saya hanya tinggal bersama kedua adik saya," kata warga Kelurahan Attakkae itu.
"Orang tua kami sudah meninggal. Syukur ada At Taubah yang selalu memperhatikan kami, bahkan menyediakan perlengkapan sekolah bagi adik saya, terima kasih banyak," sambungnya.
Sebagai informasi, kegiatan ini mendapat pengawalan ketat dari personel TNI Kodim 1406/Wajo.
Kehadiran TNI memastikan antrean berjalan teratur dan protokol keamanan tetap terjaga hingga seluruh paket santunan selesai didistribusikan, sekira pukul 10.45 Wita.