Sumut Tuan Rumah Forum IMT-GT Ke-32, 10 Gubernur se-Sumatera Sepakat Perkuat Sinergi Pembangunan
Randy P.F Hutagaol September 07, 2026 03:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Perencana Ahli Utama (Fungsional Perencana Utama) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut Muhammad Armand Effendy Pohan, mengatakan, 10 gubernur se-Sumatera akan menandatangani kesepahaman bersama terkait rencana pembangunan, sinergitas, dan kerja sama antar daerah dalam forum kegiatan internasional IMT-GT ke 32. 

Dikatakannya, Provinsi Sumut merupakan tuan rumah kegiatan Rapat Kerja internasional Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-32.

Dijelaskannya raker tersebut akan digelar di Kota Medan 7-10 September 2026. Kegiatan ini digelar selain memperkuat kerja sama sub-regional antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand, forum ini menjadi momentum untuk meningkatkan koordinasi pembangunan antar daerah di Sumatera.

"Sebanyak 10 Gubernur se-Sumatera akan menandatangani kesepahaman bersama terkait rencana pembangunan, sinergitas, dan kerja sama antardaerah. Ini merupakan langkah strategis yang telah diawali melalui pra-pertemuan di Kemenko Perekonomian sebelumnya," terangnya, Senin (7/9/2026).

Dikatakannya, sepuluh Gubernur se-Sumatera yang menandatangani kesepahaman bersama tersebut adalah Gubernur Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.

Menurutnyax tujuan penandatanganan brrdama untuk memperkuat sinergi dan koordinasi pembangunan antar Pemerintah Provinsi se-Sumatera. 

Seperti menyelaraskan arah kebijakan pembangunan regional dengan arah pembangunan nasional. Mendorong kerja sama lintas daerah pada bidang yang menjadi kepentingan bersama.

“Juga untuk memperkuat pertukaran data, informasi, inovasi, dan praktik baik antardaerah. Dan mendukung terwujudnya pembangunan se-Sumatera yang terpadu, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Diterangkannya, ruang lingkup Kesepakatan Bersama ini juga meliputi penyelarasan dan fasilitasi kerja sama sektoral strategis, yang mencakup ketahanan pangan, pertanian, perkebunan, dan agribisnis.

Selain itu ada, kepariwisataan regional dan ekonomi kreatif, pengembangan ekosistem industri, produk, dan layanan halal dan konektivitas logistik dan infrastruktur transportasi antar daerah.

“Selain itu, juga tentang fasilitasi integrasi perdagangan dan promosi investasi bersama. Kelestarian lingkungan hidup, mitigasi bencana, dan ketahanan iklim. Pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan sosial, serta integrasi transformasi digital dan sistem data terpadu,” terangnya.

Mewakili Panitia Forum IMT-GT, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sonny A. Soekoer, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemprov Sumut yang mengajukan diri sebagai tuan rumah sekaligus mengambil peran sebagai koordinator provinsi kerja sama IMT-GT di Indonesia.

"Sumut memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga infrastruktur konektivitas. Peran Sumut sebagai koordinator sangat krusial untuk mengintegrasikan prioritas pembangunan seluruh provinsi di Sumatera agar dapat diakomodasi dalam forum sub-regional bersama Malaysia dan Thailand,"jelasnya.

(Cr5/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.