TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum usai, ditambah lagi gugatan hak asuh anak masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pihak Sarwendah menuding Ruben Onsu menghentikan nafkah kepada anak-anak selama delapan bulan, atau sejak Presenter kondang itu tak bisa bertemu anak.
Baca juga: Soal Desakan Transparansi Nafkah dari Pihak Ruben Onsu, Sarwendah Enggan Tunjukkan di Depan Kamera
Minola Sebayang kuasa hukum Ruben buka suara, ia merasa tuduhan Sarwendah terlalu dibesar-besarkan.
"Kuasa hukum S (Sarwendah) berulang-ulang menyampaikan Ruben tidak memberi nafkah 8 bulan. Menurut kami ini ada penekanan yang terlalu dibesar-besarkan," kata Minola Sebayang ketika ditemui di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).
Minola merasa bahwa tuduhan tersebut sama saja merendahkan Ruben.
Sejatinya, selama menikah, Ruben Samuel Onsu selalu memberikan biaya kehidupan untuk Sarwendah dan anak-anak dengan nominal fantastis.
"Selama bertahun-tahun Ruben itu sudah selalu hadir memberikan kebutuhan bagi anak-anaknya yang nilainya bukan kecil, ya. Rp 200 juta per bulan, bahkan kadang-kadang lebih," ucapnya.
"Belum lagi bayar kartu kredit 50 persen tiap bulannya tanpa pertanggungjawaban," sambungnya.
Minola menilai Sarwendah tidak perlu memusingkan jika Ruben tak memberikan nafkah. Sebab, jika mantan personel Cherrybelle ini merasa jadi orang tua, sudah sepatutnya turut serta menafkahi anak-anak.
Baca juga: Dituding Eksploitasi Anak oleh Kuasa Hukum Ruben Onsu, Pihak Sarwendah: Orang Asal Ngomong
"Setiap orang tua yang berjuang demi anak-anaknya pasti karena cinta kasih dan tanggung jawab, bukan karena ingin dihargai atau dapat pengakuan. Makanya saya bilang, apa istimewanya?" jelasnya.
"Tapi ini bukan untuk seluruh ibu-ibu single parent yang sedang berjuang. Ini hanya untuk ibu yang sudah menerima Rp 200 juta per bulan, kartu kredit dibayari, tapi masih merendahkan mantan suaminya, ayah dari anak-anaknya, di depan publik!" tambahnya.
Minola menegaskan bahwa Ruben siap menafkahi anak-anak dengan ketentuan, Sarwendah mengirimkan perincian pengeluaran biaya kebutuhan sang buah hati setiap bulannya.
"Pihak mereka bicara soal nafkah yang dihentikan, tapi disisi lain Ruben sampai sekarang belum bisa bertemu atau dipersulit buat ketemu anaknya, ini yang miris," ungkapnya.
Minola terheran-heran dengan pihak Sarwendah, yang terus membesar-besarkan soap nafkah tapi tak membantu Ruben Onsu buat bertemu anaknya.
"Saya sangat sedih melihat Ruben tidak bisa bertemu dengan anak kandungnya. Bagaimana perasaan orang tua ketika dihalang-halangi oleh mantan pasangannya? Ketika mau bertemu, diberikan 1001 macam alasan dan bermacam-macam syarat," ujar Minola. (Ari).
--