BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali berlanjut pada Senin (7/9/2026).
Satu buah Pesawat PK-SNK yang digunakan dalam OMC take off dari Lanud Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru sekitar pukul 11.15 Wita.
Pesawat itu membawa sejumlah karung berisi garam halus atau NaCl untui disemai atau ditaburkan ke awan potensi hujan di wilayah Kalsel.
Dalam pesawat, selain pilot, juga terdapat kru yang bertugas untuk menaburkan garan dari atas pesawat lewat lubang khusus berbentuk tabung di bawah bagiam tengah pesawat.
OMC ini dilaksanakan dengan harapan wilayah Kalsel yang belakangan marak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan mulai kekeringan, dapat turun hujan melalui penyemaian terhadap awan potensi hujan
Sebelumnya, penyemaian di wilayah utara Kalsel telah dilakukan pada hari pertama OMC, Sabtu (5/9/2026).
Baca juga: Hujan Deras Disertai Petir Guyur Barabai HST, Warga Langsung Ucap Syukur
Perwakilan Operator OMC di Kalsel, Arsyad, mengatakan dalam sekali terbang, pesawat OMC dapat membawa sebanyak satu ton garam yang menjadi bahan semai.
Operasi ini juga sangat bergantung pada kondisi cuaca, yaitu ketersediaan awan potensi hujan untuk dilakukan penyemaian.
"Jadi jika terdapat potensi awan, baru kita bisa optimalkan dengan adanya OMC. Namun jika tidak, kita belum bisa melaksanakan karena kami juga membutuhkan awan untuk pelaksanaan OMC tersebut," katanya.
Sebelumny, modifikasi cuaca dengan menaburkan garan di Kalsdl juga sempat dilaksanakan pada Juli 2026.
Namun setelah itu cukup lama terhenti dikarenakan minimnya ketersediaan awan sebagai syarat untuk dapat dilakukan penyemaian.
Kini, OMC kembali dapat dilaksanakan setelah adanya potensi awan hujan di beberapa daerah di Kalsel.
(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)