Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Suasana SDN Anyelir 01 Depok tak seramai biasanya, para siswa tengah mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) imbas polusi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Meski demikian, sekolah yang terletak di Jalan Nusantara Raya, Kecamatan Pancoran Mas itu, tidak benar-benar sepi tanpa pengunjung.
Tampak petugas kebersihan yang hilir mudik membersihkan abu vulkanik yang mengotori halaman, teras, hingga ruang kelas.
Baca juga: Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemkot Depok Liburkan Sekolah Tatap Muka tapi ASN Tetap WFO
Mereka menyiramkan air menggunakan selang panjang untuk menyingkirkan abu vulkanik di halaman sekolah.
Sedangkan, pada teras dan ruang kelas, petugas kebersihan mengepelnya agar kembali bersih dan nyaman saat kembali digunakan.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kota Depok, Raden Muchamad Zakkya Fauzan menjelaskan, pengamanan aset serta kebersihan lingkungan sekolah harus tetap berjalan aktif demi mengantisipasi bahaya abu vulkanik tersebut.
"Di lingkungan sekolahnya memang arahan kami dari Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru yang ditugaskan untuk piket, termasuk nanti unsur penjaga sekolah dan lain-lain, memang diminta untuk tetap menjaga lingkungan," kata Zakky.
Langkah pembersihan intensif ini diambil mengingat ketebalan sebaran abu di wilayah Kota Depok cukup merata dan berisiko jika terhirup.
Selain menghentikan aktivitas belajar di kelas, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi puluhan ribu siswa dan tenaga pendidik juga disetop sementara selama PJJ.
Koordinasi pun telah dilakukan bersama BGN Kota Depok dan koordinator wilayah kecamatan untuk menyesuaikan skema teknis penghentian program MBG tersebut.
Seluruh sekolah diwajibkan memberikan laporan berkala mengenai kondisi kebersihan serta ketebalan abu di lingkungan mereka masing-masing.
Zakky berharap jika proses pembersihan berjalan lancar dan kondisi udara membaik, kegiatan belajar secara tatap muka bisa segera digelar kembali.
Saat sekolah beroperasi lagi, para murid diimbau menjalankan perilaku hidup bersih sehat serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Disdik Depok juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan hingga puskesmas terdekat untuk memantau kesehatan siswa dari ancaman penyakit ISPA.
"Tambahan yang terkait masalah pemeriksaan kesehatan... sudah dikomunikasikan juga dengan Dinas Kesehatan, nanti dengan puskesmas-puskesmas terdekat di wilayah sekolah untuk pemeriksaan ISPA-nya," pungkasnya. (m38)