BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Banjarmasin dihentikan sementara.
Kebijakan ini imbas dilaksanakannya sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama tiga hari meliputi seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP, PKBM, dan SPNF SKB, baik negeri maupun swasta.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin, Ana Rianti mengatakan, pembagian MBG bagi para siswa di sekolahnya ditiadakan selama masa PJJ berlangsung.
"Pembagian MBG ditiadakan selama PJJ selama tiga hari," kata Ana, Senin (7/9/2026).
Hal serupa juga diterapkan di tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kota Seribu Sungai.
Kepala SMPN 20 Banjarmasin, Oejiono memastikan pembagian program makanan bergizi untuk para siswanya turut diliburkan sementara mengikuti skema pembelajaran dari rumah.
Baca juga: Pesawat Operasi Modifikasi Cuaca Terbang Lagi dari Lanud Syamsudin Noor Semai Garam di Langit Kalsel
"Penyaluran MBG di sekolah dihentikan sementara selama tiga hari dalam masa PJJ," ujarnya.
Di sisi lain, orangtua salah satu siswa di SMPN 7 Banjarmasin, Iin mengaku, sang anak tidak mempermasalahkan disetopnya distribusi MBG.
Itu sebab, ia setiap hari memasak untuk keluarga, anaknya pun lebih lahap mengonsumsi masakan dirinya daripada MBG.
"Katanya lebih enak masakan saya, dari porsi juga kan MBG ala kadarnya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Banjarmasin, Cahyadi belum memberikan keterangan terkait dihentikan sementara MBG di sekolah-sekolah. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)