Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Kebakaran lahan kembali terjadi di pinggir jalan umum Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding (PUT), Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Senin (7/9/2026).
Kebakaran lahan tersebut diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga mengenai rumput dan ilalang kering. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merambat dan meluas ke area lainnya.
Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, mengatakan kondisi rumput dan ilalang yang mengering akibat musim kemarau membuat api sangat mudah menyebar.
Menurutnya, kebakaran diduga bermula ketika seseorang membuang puntung rokok sembarangan di sekitar lokasi.
"Mengingat saat ini musim kemarau, jadi terjadilah kebakaran lahan itu," kata Edi kepada TribunBengkulu.com, Senin (7/9/2026).
Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Buyung (35), warga Kelurahan Pasar PUT.
Begitu mendapat informasi mengenai kebakaran, personel Polsek Padang Ulak Tanding langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca juga: Warga Amankan Pria Misterius Dalam Masjid di Rejang Lebong Diduga ODGJ
Pemadaman dilakukan bersama personel Koramil, Damkar Padang Ulak Tanding, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, lahan yang terbakar memiliki ukuran sekitar 8 x 20 meter atau luas kurang lebih 160 meter persegi.
"Api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya," lanjut Edi.
Kapolsek Padang Ulak Tanding mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang banyak ditumbuhi rumput dan ilalang kering.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah tanpa pengawasan.
"Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena rumput dan ilalang yang kering sangat mudah terbakar," tegasnya.
Kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas atau Damkar Rejang Lebong apabila menemukan titik api maupun kebakaran lahan.
Langkah cepat diperlukan agar api dapat segera dipadamkan dan tidak merambat ke permukiman, kebun warga, maupun area lainnya.