Warga Amankan Pria Misterius Dalam Masjid di Rejang Lebong Diduga ODGJ
Hendrik Budiman September 07, 2026 04:40 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Warga Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi sempat mengamankan seorang pria yang kedapatan berada di dalam masjid pada Minggu (6/9/2026) kemarin.

Pria tersebut ditemukan oleh Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) saat hendak melaksanakan salat Subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Data terhimpun TribunBengkulu.com, saat masuk ke dalam masjid, kondisi sejumlah bagian ruangan terlihat berantakan. Beberapa barang juga ditemukan dalam kondisi rusak dan ada yang hilang.

Warga kemudian mendapati seorang pria bernama Ibrahim alias Im (32), warga Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran, berada di dalam masjid tersebut.

Kapolsek Sindang Kelingi Iptu Harry Veska Witra membenarkan adanya kejadian tersebut.

Baca juga: Warga Rejang Lebong Resah, Mengaku Dikejar dan Dipepet Kelompok Remaja hingga Diacungi Celurit

Menurutnya, Ibrahim sempat diamankan warga sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

"Benar, kemarin ada warga yang mengamankan seseorang di dalam masjid dan kemudian diserahkan ke Polsek Sindang Kelingi,"kata Kapolsek kepada TribunBengkulu.com, Senin (7/9/2026).

Warga Temukan Masjid Sudah Berantakan

Adapun kronologi kejadian bermula saat Ketua BKM Masjid, Sugeng, datang ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.

Saat masuk ke dalam masjid, Sugeng melihat kondisi bagian dalam masjid sudah berantakan.

Ia kemudian melihat Ibrahim sedang mengacak-acak buku bacaan yang berada di dalam masjid.

Sugeng sempat menegur Ibrahim dan menanyakan alasan pria tersebut berada di dalam masjid.

Namun, teguran tersebut tidak mendapatkan jawaban.

Sugeng kemudian meminta bantuan warga yang datang untuk melaksanakan salat Subuh.

Warga selanjutnya mengamankan Ibrahim.

Setelah itu, Sugeng bersama warga memeriksa kondisi masjid dan menemukan sejumlah kerusakan serta barang yang tidak lagi berada di tempatnya.

Beberapa barang yang dilaporkan rusak atau hilang yakni trali jendela masjid, gelas-gelas yang berada di dalam lemari dan mikrofon mimbar.

"Jadi warga ini mendapati dia sedang berada di dalam masjid sembari mengacak-acak buku bacaan,"lanjut Kapolsek.

Ibrahim Diserahkan ke Keluarga

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah Desa Belitar Muka yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Sindang Kelingi.

Petugas kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan menerima penyerahan Ibrahim dari pihak desa dan warga.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap Ibrahim serta memanggil pihak keluarganya.

Dalam proses penanganan tersebut, pihak keluarga menyampaikan bahwa Ibrahim diduga mengalami gangguan mental atau kejiwaan.

"Keluarga menyampaikan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan,"ungkap Kapolsek.

Setelah dilakukan mediasi, pihak keluarga membuat surat pernyataan mengenai kondisi Ibrahim.

Sementara itu, pihak pemerintah desa dan warga Desa Belitar Muka juga membuat surat pernyataan tidak menuntut Ibrahim atas kejadian tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah pihak keluarga menyampaikan kondisi Ibrahim yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Keluarga Koordinasi dengan Dinsos

Setelah proses mediasi selesai, Polsek Sindang Kelingi menyerahkan Ibrahim kepada pihak keluarganya.

Pihak keluarga selanjutnya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keluarga juga berencana membawa Ibrahim ke rumah sakit jiwa di Bengkulu untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisinya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.