TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL – Panitia pelaksana Temu Nasional Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) 2026 terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan pada 25–28 September 2026 di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).
Hingga Senin (7/9/2026), progres persiapan telah mencapai sekitar 80 persen.
Ketua Panitia Pelaksana, Ferdinand Waran, menyampaikan bahwa panitia kini fokus menyelesaikan sejumlah kebutuhan teknis sebelum kegiatan dimulai.
“Sejauh ini sudah ada 52 Majelis Daerah (MD) yang terdaftar. Kami masih melihat perkembangan pendaftaran dan kemungkinan mengakomodasi peserta yang belum terdaftar,” ujarnya.
Ferdinand menjelaskan, setiap MD rencananya mengutus sekitar 12 peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan.
Baca juga: 72 Jemaat GPKAI Dibaptis di Kali Pami Manokwari, Tanda Hidup Baru Dalam Kristus
Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia sebagai perwakilan masing-masing MD YPKI.
Ia menegaskan, pelaksanaan Temu Nasional GPKAI 2026 memiliki arti penting bagi Kabupaten Manokwari Selatan karena untuk pertama kalinya kegiatan tersebut digelar di daerah itu.
Sebagai tuan rumah, panitia bersama delapan MD yang ada di Manokwari Selatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
Selain itu, Ferdinand mengajak masyarakat Manokwari Selatan untuk mendukung suksesnya kegiatan dengan menjaga keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung.
“Kami sebagai tuan rumah harus memberikan pelayanan yang baik untuk para peserta yang datang dan menjaga keamanan, sehingga proses Temu Nasional ini dapat berjalan sampai dengan berakhir dengan baik,” katanya.