Ayu Dewi Ambil Hikmah di Balik Penerbangannya yang Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Nola Vemiliana September 07, 2026 05:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Banyak penerbangan pesawat ditunda atau bahkan dibatalkan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Aktris Tanah Air, Ayu Dewi, menjadi salah satu WNI yang terdampak akan hal tersebut.

Melalui beberapa unggahan Instagramnya pada Minggu (6/9/2026), komedian berusia 42 tahun yang baru saja berlibur di Bangkok, Thailand itu mengungkapkan hambatan yang dialaminya ketika akan kembali ke Indonesia menggunakan jalur udara.

“Harusnya pulang jam 8 pagi dari Bangkok ke Jakarta, disuruh tunggu sampe jam 9.45, lalu dicancel. Akhirnya dapet tiket jam 11.10 buat jam 12.40, tapi ngga bisa ke Jakarta karena katanya airport ditutup efek abu vulkanik,” tulisnya dalam salah satu unggahannya.

Ia merasa lega ketika sudah sampai ke negeri tercinta. Namun, Ia juga mengatakan kesulitannya dalam mencari transportasi untuk kembali ke Jakarta.

“Alhamdulillah, bisa sampe di Bali kurang lebih jam 17.55 WITA, karena penerbangannya cuma ada ke Denpasar untuk ke Indonesia. Lega udah bisa sampe ke negara sendiri, cuma masih bingung pulang ke Jakarta pake apa, karena cek pesawat ke Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang untuk nyambung naik kereta availabilitynya susah. Sekarang lagi coba jalur darat,” ujar sang presenter dalam unggahan lainnya.

Mengambil Hikmah dari Kondisi Tersebut

Unggahan Instagram Ayu Dewi. (Instagram/@mrsayudewi)

Sementara itu, kondisi tersebut malah membuat ibu dari tiga anak itu mengungkapkan rasa syukurnya kepada Sang Pencipta.

“Terimakasih Allah ku, lewat kondisi ini, Kau ajarkan aku banyak hal lagi… sabar yang selama ini kutau, masih jauh dari sabar yang Kau ingin aku lebih pahami. Cinta yang kurasa, masih belum seberarti yang Kau ingin aku lebih rasa. Rasa syukur yang kutunjukkan mungkin belum sedalam rasa syukur yang Kau ingin aku jalani… Laa haula wa laa quwwata illaa billaah,” tutur Ayu dalam unggahannya.

Imbas Erupsi Anak Krakatau

Dilansir dari kanal Bisnis Liputan6.com, Senin (7/9/2026), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, hingga kini 170.000 penumpang terdampak karena gangguan operasional penerbangan di delapan bandara imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK). Hal ini termasuk pembatalan penerbangan yang berasal dari bandara lain.

Selain itu, sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik GAK. Hal itu demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.

Dudy menuturkan, dampak itu mencakup penerbangan keberangkatan dan kedatangan usai pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.

"Hingga kini, dari delapan bandara terdampak, terhitung terdapat 1.558 flight yang tertunda dengan 170.000 penumpang tertahan," ujar Dudy dikutip dari Antara, Senin, (7/9/2026).

Siapkan Bandara Alternatif

Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. (Dok Kemenko Infra)
Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. (Dok Kemenko Infra)

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif seperti Kertajati, Ahmad Yani Semarang, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport, dan Solo apabila maskapai memilih mengalihkan operasional penerbangan.

Selain menyediakan alternatif lokasi pendaratan, InJourney bersama Angkasa Pura akan menyiapkan transportasi darat berupa bus dan kereta secara gratis bagi penumpang yang dialihkan melalui bandara alternatif tersebut

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.