ASDP Imbau Penumpang Pantau Cuaca dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau Sebelum Menyeberang
taryono September 07, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan penyeberangan Merak-Bakauheni untuk memantau informasi resmi terkait kondisi cuaca dan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sebelum melakukan perjalanan.

Baca juga: KSOP Bakauheni Buka Suara soal Video Air Laut yang Surut, Diunggal di Media Sosial 

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi menyusul kembali meningkatnya aktivitas GAK. ASDP memastikan operasional lintasan Merak-Bakauheni pada Minggu (6/9/2026) masih berlangsung normal dengan keselamatan pengguna jasa dan pelayaran menjadi prioritas utama.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi cuaca dan lingkungan perairan di sekitar lintasan untuk memastikan perjalanan dapat berlangsung sesuai kondisi operasional.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan. Pastikan tiket dan perjalanan telah dipersiapkan dengan baik, pantau informasi resmi sebelum berangkat, dan ikuti seluruh ketentuan serta arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun kapal," ujar Heru.

Selain melakukan pemantauan, ASDP memastikan kesiapan armada dan petugas di lapangan. Koordinasi juga terus dilakukan bersama regulator, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Heru menegaskan pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap keputusan operasional dapat disesuaikan dengan kondisi terkini di lapangan.

"Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi peningkatan aktivitas GAK, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan regulator serta BMKG agar setiap keputusan operasional dapat dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan," katanya.

Dari sisi operasional, sebanyak 32 kapal disiapkan dari Merak untuk melayani pengguna jasa. Sementara dari sisi Bakauheni, terdapat 28 kapal yang beroperasi.

ASDP juga terus mengantisipasi kemungkinan perubahan cuaca maupun kondisi lingkungan perairan yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.

Sebagai bagian dari langkah perlindungan, ASDP membagikan masker kepada awak KMP Jatra III serta pengguna jasa yang naik dan turun dari kapal tersebut pada Minggu siang.

Masker diberikan untuk mengantisipasi paparan debu atau abu vulkanik apabila material tersebut terbawa ke sekitar wilayah operasional.

Sementara itu, aktivitas layanan penyeberangan tetap berjalan. Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9/2026).

Pada Sabtu (5/9/2026), jumlah tersebut tercatat sebanyak 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan. Volume kendaraan pada hari tersebut turun sekitar 6,42 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Dari Cabang Bakauheni, tercatat 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan pada Jumat. Pada Sabtu, jumlah penumpang mencapai 1.365 orang, sedangkan kendaraan tercatat sebanyak 6.736 unit.

Meski terdapat perubahan volume pengguna jasa, ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi operasional dan hasil pemantauan di lapangan.

ASDP kembali mengingatkan calon penumpang agar tidak hanya mempersiapkan tiket dan jadwal perjalanan, tetapi juga memperhatikan informasi resmi sebelum menuju pelabuhan.

Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan pelabuhan maupun di atas kapal serta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi berubah dan berpotensi mengganggu keselamatan.

"Di tengah dinamika kondisi yang ada, kami akan terus hadir memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jasa," tutup Heru.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.