Misteri Kakak-Adik Hilang Sejak 2021 di Sumsel, Kini Ditemukan Tinggal Kerangka di Rumah Kosong
Juang Naibaho September 07, 2026 06:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Misteri hilangnya kakak beradik di Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya terpecahkan.

Dua perempuan berinisial RM (18) dan AM (13) tersebut, ditemukan tinggal kerangka di sebuah rumah kosong di Perumahan Amanah, Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Minggu (6/9/2026).

Sebelumnya, keduanya dilaporkan hilang sejak lima tahun silam, teptnya pada 27 Oktober 2021.

Dugaan sementara, kakak beradik itu merupakan korban pembunuhan.

Penemuan kerangka ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari kayu di sekitaran lokasi kejadian.

Awalnya, warga tersebut menemukan rangka sepeda motor di dalam parit dan melaporkannya ke ketua RT setempat.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: NASIB Mozza Axillia Gunarsa, Setahun Hilang, Ditemukan Tinggal Kerangka, Pria 22 Tahun Ditangkap

Polisi Amankan 2 Orang

Tak butuh waktu lama, di hari yang sama, pihak kepolisian meringkus dua orang terduga pelaku pembunuhan.

Kedua orang pria berinisial RS (27) dan D (25) tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mumin Wijaya menegaskan, pihaknya berjanji mengusut tuntas kasus ini.

"Jajaran Polda Sumsel akan terus mengusut setiap bentuk kejahatan, termasuk perkara yang sudah berlangsung cukup lama. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap aktif menjaga kamtibmas dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar," ujar Nandang.

Terpisah, Kasubbid Yanmed Dokpol Biddokes Polda Sumsel, Yunita mengatakan, Tim Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang telah melakukan pemeriksaan untuk memastikan identitas kedua kerangka manusia tersebut.

"Sampel dari dua tengkorak Mrs X yang kemarin datang dari Banyuasin akan kami kirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Mabes Polri. Sekarang tinggal menunggu sampel pembanding dari keluarga atau kerabatnya untuk memastikan identitas kedua tengkorak ini," ujar Yunita.

Meski begitu, dari pemeriksaan awal, kedua kerangka tersebut mengarah pada kedua korban.

“Kalau kami lihat dari jumlah giginya, ya masing-masing berusia di atas 18 tahun dan ada yang di bawah 18 tahun,” ujarnya. (*/tribunmedan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.