Dosen UBB Beri Edukasi Hukum kepada Pelajar SMA/SMK di Belitung Cegah Kenakalan Remaja
Ardhina Trisila Sakti September 07, 2026 07:21 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tim dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) memberikan edukasi hukum kepada pelajar di Kabupaten Belitung sebagai upaya mencegah kenakalan remaja.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Peningkatan Legal Awareness dan Educational Consciousness sebagai Upaya Preventif Kenakalan Remaja di Kabupaten Belitung itu digelar di SMK Negeri 2 Tanjungpandan dan SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Selasa (1/9/2026).

Tim pengabdi terdiri dari Harianto, M.Pd. selaku ketua tim, bersama Donis Daviska, S.H., M.H., Nur Intan Akuntari, S.H., M.H., dan Yuli Asmarani, M.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai kesadaran hukum atau legal awareness, mulai dari hak dan kewajiban sebagai warga negara hingga konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar aturan.

Donis Daviska yang menjadi salah satu narasumber bidang hukum mengatakan, pemahaman mengenai hukum perlu ditanamkan kepada remaja sejak dini.

“Hukum itu sebagai pedoman sekaligus pelindung bagi setiap individu, termasuk generasi muda, agar memahami batasan, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga mereka dapat terhindar dari perilaku menyimpang maupun tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya melalui siaran rilis pada Senin (7/9/2026). 

Selain aspek hukum, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesadaran pendidikan sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

Nur Intan Akuntari, S.H., M.H. memaparkan sejumlah bentuk pelanggaran hukum yang kerap dilakukan remaja serta langkah pencegahannya melalui pendekatan edukatif.

Sementara Yuli Asmarani, M.Pd. menekankan pentingnya educational consciousness agar siswa memiliki motivasi untuk meraih cita-cita dan mampu menghindari lingkungan pergaulan yang berisiko.

Kepala SMK Negeri 2 Tanjungpandan, Rayon Sihotang, S.Pd., M.Si. menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi hukum relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi generasi saat ini tentang kenakalan remaja, sehingga perlu adanya pemahaman tentang hukum untuk generasi muda,” ujar Rayon.

Ia juga menilai pemahaman hukum internasional penting diberikan kepada siswa SMK Negeri 2 Tanjungpandan, terutama karena terdapat sejumlah siswa yang mengikuti program magang di Jepang.

“Karena kondisi di SMK N 2 Tanjungpandan saat ini ada beberapa siswa yang mengikuti magang di Jepang. Sehingga perlu adanya pemahaman tentang hukum internasional agar dapat menjaga perilaku saat berada di negara lain,” katanya.

Kegiatan serupa di SMA Negeri 1 Tanjungpandan juga mendapat respons positif dari pihak sekolah. Pihak sekolah berharap kegiatan pengabdian tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, tim dosen UBB mendorong agar kesadaran hukum dan kesadaran pendidikan berjalan beriringan dalam membentuk karakter siswa.

Kesadaran hukum diharapkan dapat membentuk sikap disiplin dan bertanggung jawab, sedangkan kesadaran pendidikan menjadi dorongan bagi siswa untuk terus mengembangkan diri dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

(Rilis/Dede Suhendar) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.