SRIPOKU.COM, SEKAYU - Kepulan asap hitam membumbung tinggi hingga puluhan meter dari sebuah lokasi penyulingan minyak bumi ilegal di Dusun Batas, Desa Sukajaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, Jumat (4/9/2026).
Asap tebal tersebut muncul setelah lokasi penyulingan minyak ilegal terbakar saat aktivitas pengolahan minyak sedang berlangsung.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pengolahan minyak secara tradisional yang dilakukan dengan peralatan sederhana dan disebut tidak dilengkapi standar keselamatan yang memadai.
Asap Hitam Terlihat dari Jalan Lintas
Lokasi penyulingan minyak tersebut menjadi perhatian karena berada di kawasan yang tidak jauh dari fasilitas pendidikan.
Salah satunya SDN Kampung Batas yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Selain lokasi yang terbakar, warga menyebut terdapat sejumlah tempat pengolahan minyak tradisional lainnya yang berdiri di sekitar lokasi kejadian.
Aktivitas penyulingan minyak tersebut pun disebut telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar.
Warga mengaku khawatir terhadap kepulan asap, potensi kebakaran hingga risiko ledakan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Kalau di situ sudah banyak masakan minyak. Kami warga jadi was-was setiap harinya, belum lagi asap dan risiko terbakar. Kejadian itu Jumat kemarin, asapnya tinggi bahkan terlihat dari jalan lintas," ujar AR, salah satu warga.
Kekhawatiran warga semakin meningkat karena aktivitas penyulingan dilakukan tidak jauh dari permukiman dan fasilitas pendidikan.
Masyarakat berharap keberadaan lokasi pengolahan minyak ilegal tersebut mendapat perhatian dan penanganan dari pihak terkait demi mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Sementara itu, Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, S.H., belum memberikan keterangan ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait kebakaran tersebut.
Terpisah, Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean membenarkan adanya peristiwa kebakaran di lokasi penyulingan minyak tersebut.
Ia mengatakan, kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Bayung Lencir.
"Pasca kejadian Polsek Bayung Lencir telah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Nanti kita informasikan perkembangan lebih lanjut," ujarnya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta aktivitas yang berlangsung di lokasi saat kejadian.