Putri Mahkota Swedia Kunjungi NTB, Iqbal Dorong Kerja Sama Global
Dwi Rizki September 07, 2026 08:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, MATARAM - Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin terhubung dengan dunia internasional sejak dipimpin Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Sejumlah tamu internasional mulai dari duta besar negara sahabat hingga delegasi berbagai negara berkunjung ke NTB untuk melihat langsung potensi daerah sekaligus menjajaki peluang kerja sama.

Terbaru, Putri Mahkota Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree melakukan kunjungan ke NTB selama tiga hari, 5-7 September 2026.

Kehadiran Putri Victoria tidak hanya dalam kapasitasnya sebagai calon penerus Raja Carl XVI Gustaf, tetapi juga sebagai Goodwill Ambassador United Nations Development Programme (UNDP).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyambut langsung kedatangan Putri Victoria di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Praya.

Baca juga: Mendagri Tito Soroti Inflasi Kota Ternate 5,75 Persen, Tertinggi di Tingkat Kota

Selama berada di NTB, Putri Victoria didampingi Gubernur Iqbal mengunjungi sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerja sama antara NTB, Swedia, dan UNDP.

Lombok dipilih dalam kunjungan tersebut karena memiliki sejarah kerja sama dengan UNDP, termasuk dalam pemulihan pascagempa, bidang kesehatan, ekonomi biru, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Putri Victoria juga melihat langsung berbagai praktik pembangunan di tingkat lokal.

Di Lombok Utara, misalnya, ia mengunjungi SMKN 1 Pemenang dan Puskesmas Pemenang untuk melihat pembangunan kembali sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan setelah gempa 2018.

Putri Victoria kemudian berdialog dengan petani di Desa Sajang mengenai pemulihan sektor pertanian serta sistem irigasi pascabencana.

"Ini kesempatan kami mengenalkan NTB ke dunia," kata Iqbal dalam siaran tertulis pada Senin (7/9/2026).

Menurut Iqbal, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bagaimana agenda pembangunan berkelanjutan diterapkan dalam berbagai program di NTB.

"Beliau melihat langsung pengembangan ekonomi biru, perlindungan ekosistem pesisir, serta program asuransi terumbu karang. Hal itu sebagai sinergi pengelolaan pariwisata bahari dan pelestarian lingkungan laut," ujarnya.

Kunjungan Putri Mahkota Swedia tersebut menambah panjang daftar tokoh dan perwakilan negara asing yang datang ke NTB.

Sebelumnya, 11 duta besar negara sahabat telah berkunjung ke NTB.

Mereka berasal dari Qatar, Oman, Maroko, Bulgaria, negara-negara Karibia, Suriah, Azerbaijan, Palestina, Bosnia dan Herzegovina, Albania, serta Rumania.

Selain itu, Gubernur Iqbal juga pernah menggelar Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) yang diikuti duta besar dan diplomat dari 27 negara.

Perwakilan negara yang hadir antara lain Kuwait, Singapura, Yordania, Slovakia, Zimbabwe, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Ukraina, Polandia, Rwanda, Ethiopia, Kenya, Kuba, Mauritania, Kamboja, Laos, Inggris, Austria, Armenia, Korea Selatan, Filipina, Fiji, Tiongkok, Finlandia, Uni Emirat Arab, dan Belanda.

Tak hanya itu, Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Sarai, juga tercatat berkunjung ke NTB.

Iqbal menilai semakin banyaknya kunjungan tokoh internasional tersebut menjadi peluang bagi NTB untuk memperluas jejaring kerja sama di berbagai sektor.

"Kita wujudkan program besar kita, yakni NTB Mendunia," kata Iqbal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.