Imbas Erupsi GAK, Kemarin Dapat Penumpang, Hari Ini Sopir Taksi Bandara Radin Inten II Sepi
taryono September 07, 2026 08:41 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Kemarin masih mendapatkan penumpang, hari ini para pengemudi taksi di Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung Selatan, harus lebih lama menunggu akibat sepinya aktivitas penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Baca juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, UBL Alihkan Perkuliahan Jadi Daring 7–8 September

Salah satu pengemudi taksi bandara, Yus Broto (57), mengatakan dirinya masih memperoleh dua penumpang pada Minggu (6/9/2026). 

Namun, hingga Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, belum ada satu pun penumpang yang menggunakan jasanya.

"Kalau kemarin masih ada. Ada penumpang yang penerbangannya dibatalkan, terus kita antar pulang. Kemarin saya dapat dua," kata Broto saat diwawancarai.

Menurut Broto, pembatalan penerbangan sebelumnya justru masih memberikan peluang bagi pengemudi taksi untuk mendapatkan penumpang. Sejumlah calon penumpang yang batal berangkat memilih kembali ke rumah menggunakan jasa taksi.

Situasi tersebut tidak terjadi pada Senin pagi. Berkurangnya aktivitas penerbangan membuat area bandara jauh lebih lengang dan peluang mendapatkan penumpang pun semakin kecil.

"Kalau hari ini sampai sekarang belum ada sama sekali penumpang masuk. Sepi sekali," ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut, Broto bersama sejumlah pengemudi lainnya masih memilih bertahan di sekitar bandara. Mereka menunggu kepastian mengenai operasional penerbangan sebelum memutuskan untuk pulang.

Sebab, meski sejumlah jadwal masih tercantum pada papan informasi penerbangan, sebagian besar penerbangan telah mengalami pembatalan.

"Kalau memang ditutup semua, ya mau pulang. Ini masih simpang siur, bakal ditutup full atau tidak. Mayoritas sudah ditutup," katanya.

Kondisi serupa dialami Yudi (38), pengemudi taksi online yang biasa mencari penumpang di Bandara Radin Inten II. Sehari sebelumnya, ia masih memperoleh satu hingga dua penumpang.

"Kalau kemarin masih dapat lah, satu-dua masih dapat. Kalau hari ini belum tahu ini, hanya bisa pasrah aja," kata Yudi.

Yudi mengatakan dirinya tidak ingin terlalu lama menunggu apabila kondisi bandara tetap lengang. Baginya, pulang menjadi pilihan jika tidak ada kepastian penerbangan kembali berjalan normal.

"Kalau memang sepi mau pulang saja ini. Masih pada nyantai nunggu, sembari nunggu kepastian saya nunggu di sini aja sama teman-teman yang lain," ujarnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.