KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyiagakan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) untuk mengantisipasi kebakaran lahan maupun bangunan di puncak musim kemarau tahun 2026. Sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), armada tersebut disiagakan di empat pos berbeda.
"Jumlah armada kami ada 4, disiagakan di empat pos. Selain yang ada di Pos Kecamatan Koba, armada juga ditempatkan di Pos Kecamatan Lubuk, Pangkalanbaru dan Simpangkatis, masing-masing satu unit," ujar Kabid Damkar Bangka Tengah, Yasir, Kamis (3/9).
Yasir menjelaskan, dalam penanganan Karhutla unit Damkar ini turut didukung dengan armada dari unsur lain, mulai dari BPBD Kabupaten Bangka Tengah, Polres Bangka Tengah dan juga Yonif 147/KGJ.
Menurutnya, khusus untuk Yonif 147/KGJ saat ini terdapat dua unit Damkar yang juga disiagakan dalam penanganan Karhutla di Bangka Tengah. "Tapi saat melakukan penanganan, kami berkolaborasi dengan unit dari BPBD. Kemudian satu unit AWC dari Polres Bangka Tengah, serta dua unit Damkar dari Yonif 147/KGJ," jelasnya.
Pihaknya juga memiliki kekuatan personel berjumlah 45 orang yang tersebar di masing-masing pos hingga kecamatan. "Sama halnya dengan unit, personel ini kita berkolaborasi. Kalau ada kejadian, BPBD, Kepolisian, TNI ataupun masyarakat bekerja sama, karena ini masalah bersama," katanya.
Dirinya turut mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan melakukan pembakaran, karena berpotensi menyebar ke titik lain. "Kalau jumlahnya, catatan kami bisa sampai 10 titik dalam sehari. Untuk itu, kami bersama-sama dengan teman-teman BPBD, kepolisian, TNI saat memadamkan setiap titik," pungkasnya. (w4)