- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meluncurkan kapal perusak baru di Pelabuhan Wonsan, Minggu (6/9/2026).
Kapal tersebut akan diintegrasikan ke dalam sistem respons nuklir negara dan disiapkan untuk melancarkan serangan balasan terhadap musuh.
Kehadirannya menyusul pengoperasian kapal perusak Choe Hyon yang telah ditempatkan di wilayah pantai barat Korea Utara sekitar tiga bulan sebelumnya.
Meskipun KCNA tidak merinci konfigurasi hulu ledak spesifik yang diangkut Kang Kon, laporan intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut mengusung sistem persenjataan serupa dengan Choe Hyon.
Sistem tersebut dinilai para analis militer mampu membawa dan meluncurkan berbagai varian rudal yang dilengkapi hulu ledak nuklir.
Dalam pidato peresmian, Kim Jong Un mengatakan penempatan kapal perang Kang Kon menjadi peringatan tegas bagi musuh.
Ia mengklaim persenjataan nuklir angkatan laut Korea Utara terus berkembang.
Kim berkomitmen untuk terus memperluas aset strategis paling kuat di perairan utama guna melindungi kedaulatan maritim negaranya.
Dalam acara peresmian tersebut, putri Kim Jong Un yang dikenal sebagai Ju Ae juga dilaporkan hadir.
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (Korsel), NIS, meyakini Korut terus mengambil langkah untuk memposisikan Ju Ae sebagai penerus Kim Jong Un.