Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kritik terkait acara open house yang disebut mewah dan menggunakan uang pajak rakyat.
Dedi menjelaskan bahwa dirinya hadir dalam acara makan malam yang digelar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Muammar Arasiraid bersama keluarga.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri serta Bupati Subang, Sumedang, dan Majalengka.
Dedi menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut karena memenuhi undangan dan bukan dalam rangka kegiatan yang dibiayai pemerintah daerah.
Hal ini disampaikan KDM melalui unggahan di Instagram pribadinya, Senin (7/9).
“Terima kasih Bapak, baik hati sekali sudah posting kegiatan makan malam saya pada acara open house,” ujar Dedi.
Ia kemudian menyinggung komentar warganet yang ramai membahas kehadirannya dalam acara tersebut.
“Yang paling menarik adalah yang hadir banyak para menteri, tetapi yang diomongin saya, memang iket putih itu selalu menarik di mana pun berada,” katanya.
Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada para komentator yang telah menjadikan kegiatannya sebagai bahan pembahasan di media sosial.
“Hatur nuhun Bapak, semoga sukses terus memposting saya dalam setiap waktu dan mencari apa yang kira-kira dibicarakan,” ucapnya.
Dedi berharap aktivitas para komentator tersebut dapat mendatangkan keberkahan bagi mereka dan keluarganya.