TRIBUNWOW.COM - Pemerintah memastikan penumpang yang penerbangannya terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau mendapat pengembalian dana tiket atau refund 100 persen.
Kebijakan tersebut berlaku bagi penerbangan yang dibatalkan akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Maskapai dan agen perjalanan daring (online travel agent/OTA) diminta mengikuti ketentuan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi meninjau penanganan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (7/9/2026).
Peninjauan dilakukan setelah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dalam tiga hari terakhir berdampak terhadap operasional penerbangan.
AHY mengatakan keselamatan penerbangan menjadi prioritas pemerintah. Hingga Senin, tercatat 2.961 penerbangan terdampak dalam 72 jam terakhir.
Jumlah tersebut terdiri atas 2.339 penerbangan domestik dan 622 penerbangan internasional.
Dampaknya turut dirasakan sekitar 341.000 penumpang. Sebagian masih tertahan di bandara, sementara lainnya harus membatalkan perjalanan.
Selain refund penuh, pemerintah menyiapkan sejumlah alternatif bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan.
Transportasi darat berupa bus DAMRI dan kereta api KAI disiapkan secara gratis untuk membantu mobilitas penumpang.
Pemerintah juga menyiapkan sejumlah bandara alternatif yang dapat digunakan selama kondisi penerbangan terdampak abu vulkanik.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan sekaligus membantu kelancaran perjalanan masyarakat selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih memengaruhi wilayah udara. (*)