Impor Kalsel Anjlok 54,25 Persen, BPS Ungkap Data dan Fakta
M.Risman Noor September 07, 2026 10:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat nilai impor Kalimantan Selatan (Kalsel) hanya mencapai US$82,96 juta pada Juli 2026 atau turun 54,25 persen dibandingkan Juni 2026 yang mencapai US$181,24 juta.

Kepala BPS Kalsel, Muhammad Mukhanif, mengatakan penurunan impor terjadi di tengah kinerja ekspor Kalsel yang justru mengalami peningkatan.

“Nilai ekspor Kalsel pada Juli 2026 mencapai US$1.088,20 juta atau naik 3,50 persen dibandingkan ekspor Juni 2026,” ujar Mukhanif.

Sementara neraca perdagangan luar negeri Juli 2026 kembali mencatat surplus yang besar. Nilai ekspor yang mencapai sekitar US$1,09 miliar jauh lebih tinggi dibandingkan nilai impor yang hanya US$82,96 juta.

Baca juga: Kamar Mewah Baru di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, Simak Fasilitas Ditawarkan

Baca juga: Perkuat Layanan Perbankan, Bank Kalsel Tawarkan Beragam Pilihan Tabungan 

Anjloknya impor, kinerja ekspor Kalsel justru menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Jika dibandingkan dengan Juli 2025 yang sebesar US$801,89 juta, nilai ekspor Juli 2026 meningkat 35,70 persen.

Secara kumulatif, ekspor Kalsel sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai US$6.562,34 juta. Angka tersebut meningkat 17,46 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat US$5.586,75 juta.

Kinerja ekspor tersebut masih didominasi komoditas bahan bakar mineral. Pada Juli 2026, komoditas ini menyumbang US$915,01 juta atau sekitar 82,89 persen dari total ekspor Kalsel.

Komoditas ekspor terbesar berikutnya adalah lemak dan minyak hewani/nabati senilai US$127,33 juta, kayu dan barang dari kayu US$18,56 juta, karet dan barang dari karet US$14,26 juta, serta berbagai produk kimia sebesar US$8,74 juta.

Lima kelompok komoditas utama tersebut secara keseluruhan memberikan kontribusi sekitar 97,25 persen terhadap total ekspor Kalimantan Selatan pada Juli 2026.

Negara tujuan, Tiongkok menjadi pasar terbesar ekspor Kalsel dengan nilai US$452,36 juta pada Juli 2026.

Berikutnya Jepang sebesar US$119,04 juta, India US$101,90 juta, Malaysia US$84,09 juta, dan Korea Selatan US$72,42 juta.

Kelima negara tujuan utama tersebut secara keseluruhan menyerap sekitar 72,93 persen dari total ekspor Kalimantan Selatan pada Juli 2026. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.