Kawal Smala ke Round 2, Fiveouria Suguhkan Koreografi Bermakna
Pipit Maulidya September 08, 2026 12:32 AM

SURYA.co.id - Tribun Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North kembali bergetar. Fiveouria, kelompok suporter militan SMAN 5 Surabaya (Smala), sukses mencuri perhatian lewat dua suguhan koreografi yang sarat makna.

Tidak sekadar visual, aksi kreatif ini menjadi simbol perjalanan emosional skuad Smala dari fase bertahan hingga upaya menyembuhkan luka masa lalu.

Dua koreografi berbeda dihadirkan untuk mengawal tim basket putra dan putri Smala. Meski mengusung konsep visual yang kontras, keduanya memiliki benang merah yang kuat: semangat untuk terus berkembang dan bangkit.

Filosofi Kerajaan dan Tiga Banteng

Pada laga tim putri melawan SMAN 1 Surabaya, Fiveouria menyulap tribun menjadi sebuah kerajaan megah. Di tengahnya, terdapat tiga sosok banteng raksasa yang mendominasi visual.

Muhammad Syauqie Albian, atau yang akrab disapa Suki, menjelaskan bahwa setiap warna banteng memiliki filosofi mendalam bagi Smala.

“Banteng yang warna cokelat melambangkan keberanian. Lalu yang di tengah melambangkan ke arah mana kerajaan itu berjalan. Sementara banteng abu-abu melambangkan pertahanan,” jelas Suki.

Tak hanya menonjolkan simbol utama, Fiveouria juga merangkul keberagaman internal mereka. Sekitar 50 bendera yang berkibar di belakang barisan "jenderal" banteng tersebut mewakili 10 gen atau komunitas di dalam Smala, mulai dari Genji hingga Sos.

“Kita memberikan ruang untuk kreativitas mereka. Bawa gen mereka pun juga boleh nama mereka, nama gennya,” tambah Suki mengenai keterlibatan seluruh elemen suporter.

Pesan utama yang ingin disampaikan adalah ketangguhan yang berkelanjutan. Kalimat “Bukan Sekadar Kuat, Ini tentang Bertahan dan Berkembang” serta “Kuasai Dirimu, Taklukkan Rintangan” menjadi pengingat bagi para pemain di lapangan.

“Maksudnya kita bertahan, lalu dengan bertahan itu kita bisa berkembang,” tegasnya.

Senyum Sang Ratu: Simbol Kebangkitan dari Luka

Berbeda dengan nuansa kerajaan yang gagah, koreografi untuk tim putra saat menghadapi SMA Progresif Bumi Shalawat mengusung estetika yang lebih emosional.

Menampilkan sosok ratu dengan senyum tipis, Fiveouria membawa pesan “Keindahan dalam Gelap, Kuat dalam Senyuman.”

Naufal Ar-Rozziq, perwakilan Fiveouria lainnya, mengungkapkan bahwa konsep ini adalah representasi dari perjalanan tim basket Smala yang sempat terpuruk musim lalu.

“Diibaratkan seorang ratu yang tersenyum untuk basket Smala, karena gagal di tahun kemarin, tidak lolos playoff,” ungkap Naufal.

Senyum tersebut bukan sekadar ekspresi, melainkan kekuatan untuk menghadapi kegagalan dengan kepala tegak. “Gelap itu tidak selayaknya selalu menakutkan. Ada gelap yang indah. Dan kuat dalam senyuman berarti kita bisa kuat ketika menghadapinya dengan tersenyum,” lanjutnya.

Secara teknis, pengerjaan koreo setinggi 15x8 meter ini memiliki tantangan tersendiri, terutama pada detail pencahayaan rambut sang ratu. “Paling susah itu highlight dari rambutnya. Kita harus mencocokkan cahayanya dari mana, arah cahayanya dari mana,” kata Naufal.

Hasil Manis: Tim Putra dan Putri Smala Melaju ke Round 2

Dukungan luar biasa dari tribun berbuah manis di lapangan. Tim putri Smala tampil dominan dengan membungkam SMAN 1 Surabaya lewat skor telak 32-6.

Keberhasilan ini pun menular ke tim putra yang sukses mengandaskan perlawanan SMA Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo dengan skor akhir 37-7.

Kemenangan ganda ini memastikan langkah Smala menuju Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.

Perjalanan Fiveouria dalam mengawal almamater tercinta masih akan terus berlanjut seiring dengan ambisi Smala untuk meraih prestasi tertinggi musim ini.

Sebagai informasi, ajang DBL 2026-2027 akan menyambangi 31 kota di 22 provinsi. Selain kompetisi basket 5on5, penonton juga bisa menikmati AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance yang tahun ini mengusung tema “100 persen Indonesia”. Seluruh pertandingan dapat dipantau melalui kanal YouTube DBL Play.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.