Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Manggeng beserta guru pendamping melakukan kunjungan edukatif ke Museum Susoh di Gampong Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (8/9/2026).
Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kurator Museum Susoh sekaligus Ketua DPP Aceh Culture and Education (ACTION), Aris Faisal Djamin.
Museum Susoh diresmikan pada 07 Januari 2024.
Museum tersebut merupakan milik pribadi Aris Faisal Djamin yang berawal dari hobinya mengumpulkan berbagai koleksi benda-benda bersejarah.
Seiring bertambahnya koleksi, museum tersebut kemudian menjadi tempat edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan mempelajari sejarah.
Dalam kunjungan tersebut, murid SDIT Muhammadiyah Manggeng mendapatkan penjelasan mengenai berbagai benda bersejarah yang terdapat di Museum Susoh.
Di dalam museum tersimpan beragam koleksi, mulai dari Al-Qur'an, rempah-rempah, foto-foto raja Aceh, hingga berbagai benda antik dan peninggalan bersejarah lainnya.
Para murid terlihat antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan oleh Aris.
Mereka juga mencatat berbagai informasi penting mengenai koleksi museum yang mereka lihat dan dengarkan selama kegiatan berlangsung.
Suasana semakin menarik ketika pihak museum memberikan beberapa pertanyaan kepada para murid berkaitan dengan materi dan koleksi yang telah dijelaskan.
Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah berupa buku dari pihak Museum Susoh.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Abdya, 8 September 2026: Empat Kecamatan Hujan Ringan
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk lebih aktif memperhatikan dan memahami informasi yang disampaikan.
Aris Faisal Djamin mengatakan kunjungan murid SDIT Muhammadiyah Manggeng ke Museum Susoh bukan menjadi kunjungan yang terakhir.
Ia berharap akan ada kunjungan-kunjungan selanjutnya, sehingga semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai sejarah daerahnya.
Sementara itu, Guru SDIT Muhammadiyah Manggeng, Ustazah Mona, menyampaikan terima kasih kepada pihak Museum Susoh yang telah menyambut mereka dengan baik serta memberikan edukasi kepada murid tentang sejarah Susoh, Manggeng, bahkan sejarah Abdya secara lebih luas.
“Kunjungan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar sejarah dari buku, tetapi juga dapat melihat secara langsung benda-benda bersejarah dan mendengarkan penjelasan dari orang yang memahami sejarah daerah,” ujar Mona.
Kunjungan ke Museum Susoh diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah.
"Ingin ingin menumbuhkan kesadaran pada murid bahwa berbagai peninggalan sejarah merupakan bagian penting dari identitas dan warisan yang harus dijaga bersama," pungkas Mona. (*)