TRIBUNNEWS.COM - Sepekan ke depan di Indonesia tampaknya akan mengalami cuaca ekstrem, mulai dari adanya abu vulkanik, asap, hingga potensi hujan masih tetap ada.
Pada periode 8 – 14 September 2026, meski terjadi asap dan abu vulkanik, tetap terdapat potensi hujan.
Dikutip dari bmkg.go.id pada Selasa (8/9/2026), sebaran abu vulkanik dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan ini masih menyelimuti wilayah Indonesia.
Kondisi ini didukung oleh atmosfer yang masih relatif kering akibat musim kemarau.
Hal ini semakin mengurangi potensi pembentukan awan hujan secara signifikan, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan.
Namun potensi curah hujan masih rendah ditandai oleh hari tanpa hujan yang berada pada kategori panjang hingga ekstrem panjang di sejumlah wilayah.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini, Selasa 8 September 2026, BMKG: Hujan Ringan dari Siang hingga Petang
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di beberapa wilayah.
Siaga Hujan Lebat - Sangat Lebat Terjadi di Wilayah:
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: BMKG: Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terdeteksi di Lampung hingga Sumsel
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan sedang.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di beberapa wilayah.
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: BMKG Pastikan Bandara Soekarno-Hatta Bersih dari Abu Erupsi Krakatau, Siapkan Pembukaan Terbatas
(Tribunnews.com/Oktavia WW)