Stok Pertalite dan Pertamax di Sejumlah SPBU Situbondo Habis
Haorrahman September 08, 2026 04:41 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite dan Pertamax di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah perkotaan Situbondo, Jawa Timur, habis, Selasa (8/9/2026).

Sejumlah SPBU yang mengalami kekosongan stok di antaranya SPBU Karangasem, Kelurahan Situbondo; SPBU Jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji; serta SPBU Kecamatan Kapongan.

Kondisi tersebut terjadi setelah stok BBM yang tersedia di sejumlah SPBU ludes terjual dalam beberapa hari terakhir.

Pengawas SPBU Karangasem, Umar, mengatakan pihaknya sebelumnya menerima pasokan Pertalite sebanyak 16 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun, pasokan tersebut telah habis terjual pada Selasa dini hari.

"Tapi stoknya sudah habis tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Ungkap Sisa Stok BBM yang ada Pasca Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU

Selain Pertalite, SPBU Karangasem juga menerima pasokan Pertamax sebanyak 8 ribu ton. Stok tersebut lebih dulu habis pada Senin (7/9/2026) malam.

"Kalau pertamaxnya sudah habis Senin (07/09/2026) malam sekitar 24.00 WIB," katanya.

Supervisor SPBU Situbondo, Salim, mengatakan kekosongan BBM di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan BBM.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena adanya perubahan jalur pasokan. Sebelumnya, distribusi BBM untuk Situbondo banyak berasal dari Banyuwangi, sedangkan saat ini sebagian pasokan dikirim dari Surabaya.

"Ini penyebab keterlambatannya, dan itu memakan waktu," katanya.

Salim menyebut setidaknya ada tiga SPBU yang mengalami kekosongan stok, yakni SPBU 305 Karangasem, SPBU 301 Kapongan, dan SPBU 312 Basuki Rahmad.

Ia memastikan pasokan BBM diperkirakan kembali tersedia pada Selasa sore.

"Untuk stok BBM, insya Allah nanti sore stok sudah ada," ucapnya.

Baca juga: BBM Langka di Bondowoso Antrean SPBU hingga 100 Meter, DPRD Akan Panggil Pertamina

Salim menjelaskan, pengiriman BBM ke Situbondo saat ini dilakukan melalui dua jalur pasokan, yakni dari Banyuwangi dan Surabaya. Pengalihan tersebut dilakukan karena terdapat sejumlah SPBU yang mengalami kekosongan stok.

"Ya karena sekarang banyak yang kosong, makanya pengirimannya ada yang dari Surabaya dan Banyuwangi," jelasnya.

Menurut Salim, berkurangnya stok BBM dalam dua hingga tiga hari terakhir juga berkaitan dengan tersendatnya proses distribusi. Kemacetan kendaraan di wilayah Banyuwangi disebut ikut menghambat perjalanan armada pengangkut BBM menuju Situbondo.

"Stok berkurang ada dua hingga tiga hari ini, tapi stok BBM masih ada," tambahnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.