BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Pengguna Jalan Mistar Cokrokusumo di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, bakal segera bisa kembali melintasi Jembatan Cambai.
Jembatan yang tengah menjalani pembangunan dan pelebaran tersebut kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
Salah satu perubahan utama adalah bertambahnya lebar jembatan, dari sebelumnya sekitar 5,5 meter menjadi sekitar 7 meter.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, Robby Cahyadi mengatakan, pembukaan akses untuk masyarakat umum ditargetkan pada awal Oktober.
Namun sebelum dibuka, pemerintah akan terlebih dahulu membahas teknis pengoperasiannya bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Jalan akan dibuka umum pada awal bulan Oktober. Sebelumnya akan kami koordinasikan dengan tim Forum Lalu Lintas untuk teknis pembukaannya nanti,” ujar Robby, Selasa (8/9/2026).
Baca juga: Ancaman Karhutla Masih Hantui Warga Kacematan Gambut Banjar, Api Berkobar Mendekati Rumah Warga
Selain memperlebar jembatan, pekerjaan juga mencakup penggantian box culvert dengan ukuran yang lebih besar.
Badan jalan di sekitar lokasi turut ditinggikan dan ruas jalan diperlebar agar menyesuaikan dengan kondisi jalan eksisting.
Robby mengatakan pekerjaan Jembatan Cambai saat ini hampir rampung. Dengan kapasitas yang lebih besar, akses di kawasan tersebut diharapkan dapat menampung mobilitas kendaraan dengan lebih baik.
“Pekerjaan saat ini sudah hampir rampung. Kami berharap dengan dibukanya akses ini nanti, arus lalu lintas di kawasan Cempaka dapat lebih lancar dan kapasitas jalan juga meningkat,” katanya.
Jembatan Cambai merupakan salah satu akses penting di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka. Pembukaan kembali jembatan pada awal Oktober diharapkan memberi pilihan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Dinas PUPR Kalsel kini mengebut penyelesaian pekerjaan agar jembatan dapat segera difungsikan sesuai target.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)